Ramadhan 2020
Ini Penjelasan Imam Syafi'i Melarang Terlalu Kenyang Saat Buka Puasa Ramadhan
Inilah alasan tidak boleh terlalu kenyang saat buka puasa ramadhan. Islam menganjurkan seorang muslim berhenti makan sebelum kenyang.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
Kedua, pendapat Imam Syafi'i dalam Kitab Siyar A'lam An Nubala.
لأنّ الشبع يثقل البدن ويقسي القلب ويريل الفطنة ويجلب النوم ويضعف عن العبادة
Artinya: "Karena kekenyangan akan memberatkan badan, mengeraskan (menghilangkan kepekaan) hati, menghilangkan kecerdasan, menarik rasa kantuk dan melemahkan (seseorang) dalam ibadah."
Pendapat Imam Syafi'i di atas menjelaskan akibat dari kekenyangan.
Perut yang kekenyangan akan menghilangkan kepekaan hati, menghilangkan kecerdasan, dan melemahkan dalam beribadah.
Apabila kita menarik kesimpulan dari pendapat Imam Syafi'i maka berhenti makan sebelum kenyang itu lebih baik.
Selain itu, Allah SWT dalam firman-Nya menyatakan ketidaksukaannya kepada orang-orang yang berlebihan.
Jadi dalam menjalani puasa nanti, berbukalah dengan secukupnya.
Begitu pula saat sahur atau makan malam.
Supaya kita tetap dapat menjalani ibadah sholat sunnah tarawih setelah buka atau sholat subuh setelah sahur secara lancar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-makanan_20180327_094835.jpg)