Promoter Polda Jateng

Masuk Wilayah Kabupaten Kebumen Wajib Dicek dan Skrining Kesehatan

"Kepada seluruh warga masyarakat yang akan memasuki Kabupaten Kebumen wajib dilakukan skrining," imbau Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan kepa

IST
Anggota Polres Kebumen berjaga di pintu masuk Kabupaten Kebumen 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - "Kepada seluruh warga masyarakat yang akan memasuki Kabupaten Kebumen wajib dilakukan skrining," imbau Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan kepada petugas Chek Point dan Pos Terpadu Ops Ketupat Candi 2020 saat melakukan pengecekan di pos Ayah dan Rowokele, Selasa (28/4).

Ungkapan tegas ini untuk memastikan petugas Pos Chek Point dan Pos Pos Terpadu Ops Ketupat Candi 2020 Polres Kebumen tidak kecolongan, ada warga dari luar Kabupaten Kebumen yang sakit luput dari skiring petugas.

Setelah dilakukan pengecekan kesehatan, warga masyarakat akan diberikan gelang sesuai kondisi kesehatan dari petugas yang ada di Pos tersebut.

Ganjar ke Bupati Klaten: Bu Kalau Kasih Bantuan Jangan Dilabeli, Ikhlas Lillahi Taala Saja

Ini Biodata Imel Putri Cahyati Mantan Istri Sirajuddin Mahmud Suami Zaskia Gotik

Kesan Pertama Pemudik dari Bekasi Diisolasi ke GOR Satria Purwokerto: Dingin dan Tak Bisa Tidur

Bus Bertulis Intruksi Presiden Pulang Kampung Bukan Mudik Melenggang, Ini yang Terjadi di Semarang

Gelang biru untuk orang dalam pemantauan (ODP) dan gelang pink untuk pasien dalam pemantauan (PDP).

"Semua wajib dilakukan skrining dan pengecekan kesehatan di Pos Chek Point ataupun Pos Terpadu.

Ini untuk memutus mata rantai penularan Corona Covid-19 di Kebumen," jelas AKBP Rudy.

Total ada 6 Pos Chek Point atau Pos Terpadu Ops Ketupat Candi 2020 Polres Kebumen yang ditempatkan di wilayah perbatasan yakni di Kecamatan Mirit, Prembun, Padureso, Rowokele, Sempor, dan Kecamatan Ayah.

Saat dilakukan pengecekan oleh Kapolres Kebumen bersama pejabat utama Polres, Pos Chek Point ataupun Pos Terpadu di Kebumen sudah sangat siap melakukan tugasnya.

Namun demikian, pihaknya mengimbau kepada warga masyarakat Kebumen yang berada di zona merah seperti DKI Jakarta dan sekitarnya untuk menunda pulang kampung.

Hal itu diungkapkan AKBP Rudy menyusul banyaknya kasus positif orang tanpa gejala penyakit Covid-19.

"Ini tugas bersama, tanggung jawab bersama. Mari bersama-sama, kami imbau betul untuk saling patuh dan peduli memutus penyebaran Covid-19 di Kebumen," kata AKBP Rudy.

Data hingga saat ini, kasus positif Corona di Kebumen berjumlah 13 orang, dengan rincian 5 dirawat, 6 sembuh dua meninggal.

Dalam Ops Ketupat Candi 2020, Polres Kebumen menerjunkan 295 personel. (Humas Polres Kebumen)

Antisipasi Pemudik Pulang Dini Hari, Dedy Yon Intruksikan Penjaga Posko Ketatkan Shift Malam

Jasad Mertua yang Dibunuh Menantu Ditemukan 7 Kilometer dari Lokasi Pembuangan

Ratusan Warga yang di-PHK karena Dampak Virus Corona Dapat Sembako dari Aliansi Buruh Demak

40 Persen Rumah Makan dan PKL di Kota Tegal Belum Taati Aturan PSBB

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved