Promoter Polda Jateng

Pria Beristri 5 di Kebumen Ditemukan Tewas Gantung Diri di Gudang, Diduga karena Himpitan Ekonomi

Warga Desa Karangpoh Kecamatan Pejagoan mendadak gempar setelah ada warga ditemukan meninggal menggantung di seutas tali di dalam gudang milik Masdi w

IST
Evakuasi warga yang ditemukan meninggal gantung diri 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Warga Desa Karangpoh Kecamatan Pejagoan mendadak gempar setelah ada warga ditemukan meninggal menggantung di seutas tali di dalam gudang milik Masdi warga sekitar.

Pria berusia 44 tahun inisial SM warga Desa Aditirto itu pertama ditemukan meninggal oleh warga sekitar saat akan mengambil sapu di dalam gudang sekitar pukul 07.30 Wib, Selasa (28/4).

Saat memasuki gudang, posisi SM menggantung di kayu "Blandar" gudang itu.

Trio Perampok Menangis Kena Hoaks Uang Rp 1 Miliar Plus Betisnya Dilubangi Polisi

Bus Bertulis Intruksi Presiden Pulang Kampung Bukan Mudik Melenggang, Ini yang Terjadi di Semarang

Inilah Pembelaan Siti Mutmainah Ibu Kos Pengusir 3 Perawat RSUD Bung Karno Solo

Titik Terang Mulai Kelihatan, Kata Menhan Prabowo Subianto Soal Wabah Corona

Selanjutnya peristiwa itu segera dilaporkan ke Polres Kebumen.

Tak lama kemudian, Inafis Polres Kebumen, Polsek Pejagoan dan SPKT Polres Kebumen datang ke lokasi dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Mardi.

Diungkapkan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, dari hasil olah TKP pihaknya tidak menemukan tanda mencurigakan yang mengarah ke tindak Pidana.

"Dari hasil olah TKP, kami tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan yang mengarah ke tindak Pidana," jelas AKBP Rudy.

Hal ini dikuatkan oleh keterangan Tim Medis dari Puskesmas Pejagoan yang juga mengecek kondisi yang bersangkutan.

Tim Medis tidak menemukan tanda yang mencurigakan yang mengarah ke tindak Pidana.

Penuturan sejumlah saksi di lapangan, dimungkinkan SM nekat mengakhiri hidupnya karena himpitan ekonomi.

SM meninggalkan 5 orang istri. (Humas Polres Kebumen)

Tegaskan Physical Distancing, Bupati Pati Minta Pasar Tradisional Ditata Ulang

Heboh Surat Larangan Naik Motor Berboncengan di Semarang, Kepala Satpol PP: Sudah Saya Cabut

Tren Kasus Kebakaran di Kota Semarang Turun Signifikan Setelah Seruan WFH

210 Karyawan Kena PHK dan 4.449 Orang Dirumahkan Imbas Corona di Karanganyar

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved