Promoter Polda Jateng

Polres Kebumen akan Tindak Tegas Warga yang Anarkis Razia Warung saat Ramadan

Masyarakat di wilayah Kebumen dilarang menggelar aksi anarkis yang berlawanan dengan hukum di bulan Ramadan.

IST
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menginstruksikan bawahannya untuk menindak warga yang anarkis saat apel pagi 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Masyarakat di wilayah Kebumen dilarang menggelar aksi anarkis yang berlawanan dengan hukum di bulan Ramadan.

Aksi anarkis itu semisal menutup warung, serta razia saat bulan suci Ramadhan.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menginstruksikan kepada anggotanya untuk menindak tegas masyarakat yang melakukan aksi anarkis.

Mulai Besok, PSBB Bandung Akan Dihentikan Padahal Jumlah Pasien Positif Corona Meningkat 80 Orang

Hasil Tes Swab PCR, 83 Siswa Setukpa Lemdikpol Polri Dinyatakan Positif Corona

Viral Seorang Pria Salami Pasien Corona di Pekalongan, Ini Faktanya

Nanya ke Mbah Minto Mau THR Apa, Ganjar Pranowo Dibuat Bingung: Kok Semuanya Mau

Kegiatan razia dan menggeledah warung adalah tugas kepolisan yang tidak boleh dilakukan masyarakat maupun Ormas.

Menurut Kapolres, bulan ramadan adalah saatnya masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai.

"Kita tidak ingin di Kebumen ada aksi anarkis.

Saat ini waktunya kita saling menghormati yang berpuasa, dan menghargai yang tidak puasa karena alasan lain (perbedaan keyakinan)," kata AKBP Rudy

Kapolres mengatakan, warung yang akan berjualan diperbolehkan tetap buka dengan alasan untuk membantu ekonomi.

Meski demikian, untuk menghormati warga lain yang berpuasa, setidaknya warung harus ditutup gorden agar tidak terlihat dari luar.

Kepada pemilik warung yang masih buka, Kapolres mengimbau untuk saling mengingatkan pembeli agar tidak bergerombol di dalam warung dengan menerapkan physical distancing.

Alangkah baiknya, dalam situasi pandemi virus Corona, makanan yang dibeli cukup dibungkus dan dimakan di rumah.

Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Corona Covid-19 di Kebumen. (aqy)

Bayi Prematur Tertular Virus Corona Setelah Lahir di RSUP dr Kariadi Semarang, Ini Kata Rumah Sakit

Pemudik Nekat Pulang ke Kabupaten Semarang Akan Dikarantina Seatap ODP dan Pasien Positif Corona

Viral Kisah Haru Selma Anak TK Menangis Sesenggukan di Depan Gerbang Sekolah Malam Hari

Viral Seorang Pria Salami Pasien Corona di Pekalongan, Ini Faktanya

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved