Berita Semarang
Meski Sepi, Stok Makanan Satwa di Bonbin Mangkang Masih Aman hingga Akhir Tahun
Direktur Semarang Zoo, Syamsul Bahri Siregar menegaskan, tidak ada satwa yang kelaparan di Semarang Zoo meski tidak ada pemasukan dari kunjungan
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: m nur huda
Syamsul melanjutkan, pihaknya belum dapat memastikan kapan Zemarang Zoo akan kembali beroperasi. Dia masih menunggu instruksi dari pemerintah.
"Lebaran belum tahu, kami menunggu pemerintah. Kalau instruksinya tutup ya tutup, kalau buka ya buka," ujarnya.
Dia menyebutkan, tingkat kunjungan pada saat libur lebaran biasanya mencapai 5.000 wisatawan per hari.
Sedangkan, pada akhir pekan, kunjungan wisatawan mencapai 1.000 hingga 3.000 ribu. Adapun, pada hari biasa mencapai 300 pengunjung.
Sementara, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, Semarang Zoo merupakan perusahaan daerah.
Jika Kebun Binatang mengalami kesulitan di tengah pandemi, menurutnya, hal tersebut wajar. Pasalnya, pendapatan didapatkan dari kunjungan wisatawan.
"Kami sudah ketemu pihak Semarang Zoo. Mereka sudah minta izin agar hasil pendapatan 2019, laba yang disetor ke kasda, dana cadangan dan lain-lain untuk diberikan hewan," kata Hendi, sapaannya.
Hendi berharap, kedepan, pimpinan Semarang Zoo bisa lebih kreatif dalam hal pendanaan dengan menggandeng perusahaan untuk menjadi CSR agar stok pangan satwa tetap terjaga.
"Kami berharap pimpinan lebih kreatif menggandeng perusahaan, tentu sesuai dengan asas," ucapnya. (eyf)