Pertumbuhan Ekonomi Hanya 2,97% Pertanda Apa? Ini Kata Pakar
Ekonom Indef, Bhima Yudhistira menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2020 sebesar 2,97 persen year on year (yoy) merupakan sinyal buru
Lebaran disebut menjadi satu faktor pemicu merosotnya ekonomi pada kuartal II. "Ini membuat aktivitas ekonomi nyaris mati total," ucapnya.
Selain itu, Bhima melihat tren anjloknya perekonomian juga akan dipicu faktor gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi corona yang berdampak buruk pada sektor bisnis.
"Banyak PHK dan pekerja yang dirumahkan tanpa digaji dan tidak dibayar THR-nya, katastropik ekonomi semakin parah," tukasnya. (Tribunnews/Fitri Wulandari)
• Langgeng Jaya Beri Potongan Harga Rp 2 Juta Menjelang Lebaran, Ayo Buruan!
• HEBOH! Jenazah Membusuk di Kamar Kos Dikerubutin Belatung, Ini Kata Tetangga
• INGAT Baim Cilik yang Diperankan Nizam Hasan, Inilah Kondisinya Saat Ini
• Setelah Hanafi Rais Mundur Benarkah Amien Rais Siapkan Partai Baru?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-penukaran-uang-dolar-ke-rupiah.jpg)