Berita Regional
Guru Setubuhi Siswi SMP hingga Hamil, Terungkap Gara-gara Istri Pergoki Isi Pesan WhatsApp
Seorang guru di Blitar diamankan polisi karena diduga menyetubuhi siswi SMp hingg ahamil. Kasus guru hamili siswi SMP di Blitar ini terungkap justeru
TRIBUNJATENG.COM, BLITAR - Seorang guru di Blitar diamankan polisi karena diduga menyetubuhi siswi SMp hingg ahamil.
Kasus guru hamili siswi SMP di Blitar ini terungkap justeru oleh istri terduga pelaku sendiri melalui pesan di aplikasi WhatsApp.
Mengetahui pesan itu, sang istri langsung geram dan marah. Dia langsung meminta orangtua siswi SMP tersebut melapor ke Polisi.
• Menhub Budi Karya Diisukan Kembali Terjangkit Virus Corona, Ini Penjelasan Kemenhub
• 15 Ribu Warga Jabar di Pasar dan Terminal Dites Corona, Hasilnya 1 Persen Positif
• Viral Video Mayat Melambaikan Tangan dari Dalam Peti, Disebut Terjadi di Manado
• Tak Indahkan Imbauan Bupati, 65 Jamaah Tarawih Masjid di Banjarnegara Dipaksa Rapid Test
• Rapat dengan Presiden Brasil Via Zoom, Ada Peserta yang Telanjang Lupa Matikan Kamera
Saat dibawa diperiksa penyidik Polres Blitar, guru laki-laki berinisial Pwd (39) itu mengakuinya.
Akibat perbuatannya itu, kini Pwd menginap di Mapolres Blitar.
Bagaimana terkuaknya hubungan terlarang guru dan siswi SMP itu?
Dari informasi yang diperoleh istrinya, antara pelaku dan siswi SMP itu seringkali diketahui pergi meninggalkan sekolahan pada jam tertentu.
Kecurigaan itu akhirnya terbukti kebenarannya setelah sang istri memergoki isi pesan di ponsel suaminya tersebut.
Berikut 3 fakta hubungan terlarang guru dan siswi SMP di Blitar hingga hamil.
1. Terungkap dari pesan WhatsApp
Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani mengatakan, hubungan terlarang itu terungkap setelah istri pelaku yang diketahui juga berprofesi sebagai guru di sekolah tersebut mempergoki sebuah pesan WhatsApp dari korban.
Pasalnya, isi pesan tertanggal 4 mei 2020 tersebut menuntut pertanggungjawaban suaminya terhadap si pengirim yang mengaku sudah tak menstruasi.
Lebih terkejut lagi, si pengirim pesan ternyata seorang siswi kelas tiga SMP yang juga dikenalnya.
"Sehabis membaca WA itu, dia nggak marah ke suaminya.
Namun, ia langsung pulang dan menunggu suaminya di rumah. Sebab, itu dianggap aib keluarganya sehingga harus diselesaikan di rumah," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pencabulansd.jpg)