Berita Jawa Tengah
Incar Tas Berisi Uang Rp 200 Juta Milik Nasabah Bank di Kudus, Residivis Ini Dapat Pakaian Kotor
RD yang diketahui sebagai anggota gerombolan perampok yang tenar di pulau Jawa juga kena batunya dalam aksinya kali ini.
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Perampokan nasabah bank terjadi di Kudus, Jawa Tengah.
Aksi perampokan tersebut gagal karena pelaku RD (43) kepergok warga.
RD merupakan narapidana (napi) yang bebas melalui program asimilasi dari Lapas kelas II B Klaten.
• 10 Menit, Wanita Muda Ini Guling-guling di Jalan Raya, Bangkit Lalu Jalan Sempoyongan
• Diisukan Putus dengan Aurel, Atta Halilintar Dituding Galau hingga Murka Marahi Anak Buah
• Jokowi: Virus Corona Tidak Akan Hilang, Kita Harus Hidup Berdampingan
• Luna Maya Gendong Kiano, Baim Wong: Suster Begini mah Bahaya!
Dia diringkus Satreskrim Polres Kudus setelah kembali berulah.
RD yang diketahui sebagai anggota gerombolan perampok yang tenar di pulau Jawa juga kena batunya dalam aksinya kali ini.
Tas milik seorang nasabah bank di Kudus yang digondol RD ternyata berisi pakaian kotor.
Padahal, RD yang telah membuntuti korban sejak bertransaksi di bank, mengincar tas korban yang berisi uang tunai RP 200 juta.
"Pelaku ini keliru mengambil tas.
Tas yang dicurinya ternyata isinya pakaian kotor.
Apesnya lagi dia kepergok warga," kata Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Rismanto saat dihubungi Kompas.com, Jumat (15/5/2020).
Dijelaskan Rismanto, aksi pencurian ini berlangsung saat korban memarkirkan mobil pikapnya di depan toko alat pertanian di Kudus akhir bulan lalu.
Saat itu korban baru saja keluar dari Bank usai mengambil uang.
Tanpa pikir panjang, RD yang sejak awal menguntit langsung menghampiri pikap korban yang saat itu ditinggalkannya.
RD langsung membuka pintu pikap yang tidak dikunci oleh korban itu dan menggasak tas yang ada di jok.
"Padahal tas yang berisi uang Rp 200 juta itu ditaruh di dashboard.
Saat itu juga aksi pelaku ketahuan warga hingga kami bekuk.