Berita Demak

Sukatmo Sebut Tunggakan Pajak di Samsat Demak Meningkat Sejak Pandemi Virus Corona

Masyarakat wajib pajak di Samsat Kabupaten Demak menurun semenjak wabah virus corona atau terhitung sejak Maret hingga Mei 2020.

TRIBUN JATENG/MOCH SAIFUDIN
Suasana Samsat Demak, Senin (18/5/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Masyarakat wajib pajak di Samsat Kabupaten Demak menurun semenjak wabah virus corona atau terhitung sejak Maret hingga Mei 2020.

Kasi Pajak dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Samsat Demak, Sukatmo mengatakan, wajib pajak di Samsat Demak akibat dampak covid 19 menurun sekira 1 persen.

"Pendapatan pun turun sekitar 1 persen tersebut," jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/5/2020).

Saat Pulang, Bocah Penjual Gorengan yang Dibully Ciumi Adiknya: Maaf Tak Bisa Belikan Popok Lagi

10 Menit, Wanita Muda Ini Guling-guling di Jalan Raya, Bangkit Lalu Jalan Sempoyongan

Viral Foto Patung Didi Kempot Akan Dipasang di Stasiun Balapan Solo, Ini Faktanya

Viral Bocah Penjual Gorengan Dibully Beberapa Pemuda, Dipukul dan Didorong Sampai Tersungkur

Ia menyebut, penurunan wajib pajak dampak covid 19, masyarakat mendalulukan kebutuhan pokok terlebih dahulu.

Ia menjelaskan, tunggakan di masa pandemi ini meningkat.

Kendati demikian, pihaknya menyebut masyarakat antusias mengikuti program pembebasan pajak dari Samsat Demak dan Jawa Tengah terhitung Februari hingga 16 Juli 2020.

"Jumlahnya sekira 10 persen," jelasnya.

Ia menyebutkan, program pembebasan tersebut meliputi pembebasan sanksi denda pajak kendaraan bermotor (PKB), dan pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), baik dari dalam maupun luar provinsi.

"Penunggakan terhitung sejak bulan Maret sampai Mei ini," jelasnya.

Ia menambahkan, pelayanan Samsat Demak menjelang lebaran tutup mulai Senin hingga Kamis (21-25/5/2020) dan akan membuka layanan kembali seperti periode sebelumnya Selasa, (26/5/2020).

"Tanggal 26 Mei 2020 buka seperti biasa pukul 07.30 - 12.30 WIB," tambahnya.

Ia menambahkan, Samsat Demak mulai 26 Mei 2020 akan membuka layanan samsat keliling yang sebelumnya sempat diliburkan masa pandemi, akan membuka layanan di beberapa kecamatan yang potensi wajib pajaknya banyak. (ivo)

Kasus Virus Corona di Kab Pekalongan Menurun, Bupati Asip Minta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Bantuan Pendidikan Islamic Centre Kajen Segera Dihibahkan

Choirun Nasirin Eks PSMS Medan Ditangkap Terkait dengan Pabrik Sabu di Rumah Mewah di Mijen Semarang

16 Peserta Pelatihan di BBPLK Semarang Diberdayakan Bikin Baju Hazmat

Penulis: Moch Saifudin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved