Berita Semarang

Seharusnya Kota Semarang Memasuki Musim Kemarau Tapi Malam Ini Hujan Lebat, Begini Penjelasan BMKG

BMKG memprakirakan bahwa musim kemarau di Kota Semarang terjadi pada sekitar dasarian II atau pertengahan Mei 2020 ini.

TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Hujan terjadi di Kota Semarang, tepatnya di wilayah Gajahmungkur, Selasa (19/5/2020) malam 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - BMKG memprakirakan bahwa musim kemarau di Kota Semarang terjadi pada sekitar dasarian II atau pertengahan Mei 2020 ini.

Meskipun demikian, hujan masih terjadi beberapa kali pada setiap sore atau awal malam di wilayah ibu kota Jawa Tengah tersebut pada pertengahan Mei ini.

Contohnya hujan yang terjadi pada Selasa (19/5/2020) malam ini, Senin (18/5/2020) dan Minggu (17/5/2020) lalu.

BREAKING NEWS: 4 Warung Makan Tertimpa Tembok Ruko yang Longsor di Kalipancur Semarang

Kesabaran AKP Benny Cahyadi Diuji Saat Menangkap Habib Bahar Bin Smith, Ulur Waktu Kumpulkan Massa

Disebut Fadli Zon Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir, Ganjar: Maaf Kalau Panjenengan Tak Berkenan

Pilu, Rio Sopir Bus Pariwisata Kena PHK Pulang Jalan Kaki Jakarta-Batang, Tiap Hari Menempuh 100 Km

Pada hari-hari sebelumnya pun terpantau tidak ada potensi hujan di Kota Semarang, yang berarti cuaca terasa panas terik.

Hujan yang terjadi sendiri hanya durasinya tidak terlalu lama namun intensitasnya cukup lebat.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko mengatakan bahwa fenomena tersebut terjadi pada masa transisi atau peralihan cuaca dari musim penghujan menuju musim kemarau.

“Selain dari gangguan atmosfer dengan adanya pertemuan angin, kejadian hujan ini di Semarang memang merupakan salah satu dari kondisi masa peralihan,” ungkapnya ketika dihubungi Tribunjateng.com malam ini.

Iis mengatakan bahwa pihaknya juga mengeluarkan peringatan dini ciaca ekstrem tiga harian.

“Pada masa peralihan ini, biasanya hujan terjadi pada satu hingga tiga hari kemudian blank tidak ada hujan selama beberapa hari,” imbuh Iis.

Kejadian tersebut terjadi tidak hanya di Kota Semarang saja, namun beberapa wilayah lain di Jawa Tengah juga mengalami hal yang sama.

Iis mengatakan bahwa fenomena tersebut akan berulang hingga tidak ada lagi peringatan dini dari BMKG yang artinya benar-benar sudah masuk musim kemarau.

Halaman
12
Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved