Breaking News:

Berita Solo

Pilu, Rio Sopir Bus Pariwisata Kena PHK Pulang Jalan Kaki Jakarta-Batang, Tiap Hari Menempuh 100 Km

Pria yang akrab dipanggil Rio ini menceritakan kisah pilunya di-PHK perusahaan bus pariwisata juragannya di Jakarta Timur.

Editor: galih permadi
Kolase Kompas.com
Rio (foto kiri) dan ilustrasi bus pariwisata. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kisah pilu dialami seorang sopir bus pariwisata yang kena PHK terdampak Corona.

Ia pun memilih jalan kaki pulang ke Solo lantaran terganjal penyekatan wilayah.

Pandemi virus corona ( COVID-19) memberi efek luar biasa kepada kehidupan masyarakat, di antaranya banyak yang kena putus hubungan kerja ( PHK).

Disebut Fadli Zon Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir, Ganjar: Maaf Kalau Panjenengan Tak Berkenan

Viral Sosok Tante Ernie Tante Pemersatu Bangsa, Juga Dikomentari Hotman Paris

Semua Pengunjung Mall Hypermart Kota Pekalongan Berkeringat Dingin, Was-was Tunggu Hasil Rapid Test

Kader PAN Kota Tegal Sebut Amien Rais Sengkuni Bikin Kisruh Internal, PAN Jateng: Harus Ada Sanksi

Hal itu seperti yang dirasakan oleh seorang sopir bus asal Batang, Jawa Tengah, Maulana Arif Budi Satrio (38).

Pria yang akrab dipanggil Rio ini menceritakan kisah pilunya di-PHK perusahaan bus pariwisata juragannya di Jakarta Timur.

Setelah PHK itu, ia pun nekat balik ke kampung halamannya di Batang.

Awalnya naik kendaraan, tapi dihadang petugas.

Akhirnya nekat jalan kaki Jakarta-Solo selama 5 hari dan sejauh 440 kilometer (Km).

Warga Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Solo nekat pulang kampung dengan berjalan kaki dari Cibubur, Jakarta Timur hingga Gringsing, Kabupaten Batang.

Setiba di Gringsing, Rio ini diantar pulang oleh komunitas pengemudi pariwisata Indonesia (Peparindo) Jawa Tengah sampai ke kampung halaman di Solo.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved