Breaking News:

Ibadah Haji

198 Calon Jemaah Haji Asal Kota Salatiga Batal Berangkat

Dipastikan 198 orang calon jamaah haji yang terdaftar di Kemenag Salatiga tidak berangkat ke Tanah Suci Mekah.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda
AFP PHOTO/BANDAR ALDANDANI
ILUSTRASI - Pemandangan dari udara menunjukkan jemaah haji tengah mengelilingi Kabah, tempat paling suci bagi umat Islam di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (3/9/2017). Tercatat sekitar 2,1 juta umat Muslim dari berbagai belahan dunia berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pemerintah Indonesia memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji 2020 ke Arab Saudi, Selasa (2/6/2020).

Kebijakan itu diambil tidak lain karena pandemi virus Corona (Covid-19) belum berakhir.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Salatiga Nuruddin mengatakan dampak kebijakan itu dipastikan sebanyak 198 orang calon jemaah haji yang terdaftar di Kemenag Salatiga tidak berangkat ke Tanah Suci Mekah.

"Ini imbas dari kebijakan pemerintah Arab Saudi yang belum bisa memberikan kepastian pelaksanaan ibadah haji untuk mengantisipasi merebaknya virus corona jenis baru, Covid-19," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (2/6/2020)

Penampakan Pocong Gegerkan Warga Purbalingga, Polisi hingga Ahli Spiritual Ikut Memburu

Pemberangkatan Petugas Haji Daerah Juga Dibatalkan, Gubernur Diminta Ajukan Lagi Tahun Depan

Pedagang Pasar di Kota Tegal Tepergok Tak Pakai Masker, Dihukum Nyanyikan Garuda Pancasila

Demonstran Serang Gedung Putih, Trump Kerahkan Ribuan Tentara Bersenjata Lengkap

 

Menurut Nuruddin, calon jemaah haji baik reguler maupun khusus yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) pada penyelenggaraan haji tahun 1441 H/2020 M otomatis terdaftar menjadi jemaah haji tahun depan.

Ia menambahkan, setoran pelunasan Bpih akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Adapun, nilai manfaat hasilnya sepenuhnya menjadi hak calon jemaah haji.

"Itu semua akan diberikan kepada calon haji paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama ibadah haji 2021," katanya.

Dikatakannya, baik jemaah haji reguler maupun khusus apabila ingin mengambil kembali setoran pelunasan haji dapat mengajukan permohonan ke Kantor Kemenag Kota Salatiga dengan menyertakan bukti asli setoran lunas.

"Dengan adanya kebijakan pemerintah ratusan jamaah haji dari Salatiga kurang lebih dalam siskohat kami 198 orang batal diberangkatkan," ujarnya (ris)

Enam Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Layanan Puskesmas Kaliwungu Kudus Lumpuh

Kekeyi Takut Dipenjara Nangis Tersedu-sedu di Depan Anji Gara-gara Lagu Keke Bukan Boneka

Suami Dipanggil Sayang saat Video Call dengan Perempuan, Istri Rebut HP Malah Ditendang

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved