Wabah Virus Corona
Najwa Shihab Berikan Pesan Bagi Pelajar yang Lulus di Tengah Wabah Corona
Najwa Shihab berikan pesan menyentuh bagi pelajar dan mahasiswa yang lulus di tengah wabah Corona.
Penulis: Adelia Sari | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM - Najwa Shihab berikan pesan menyentuh bagi pelajar dan mahasiswa yang lulus di tengah wabah Corona.
Pesan tersebut ia sampaikan dalam video yang diunggah di akun Youtube miliknya.
Dalam pesannya, Najwa Shihab menyebut jika siswa dan mahasiswa yang lulus di tahun 2020 adalah anak emas Indonesia.
Karena mereka adalah pelajar tangguh yang harus beradaptasi dengan perubahan belajar saat wabah corona.
• Wakapolres Purbalingga Kompol Widodo Ponco Sedianya Minggu Depan Mutasi ke Polda Jateng
• Penampakan Pocong Gegerkan Warga Purbalingga, Polisi hingga Ahli Spiritual Ikut Memburu
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Dana Siswa SMA Tewas Kecelakaan Tabrak Truk, Motor Hangus Terbakar
• Isi 3 Surat Wasiat Siti Julaekah, Wanita yang Bunuh Diri di Hotel di Semarang, 1 Surat untuk Suami
Serta harus rela mengubur mimpi mereka untuk datang di acara wisuda, pamer pendamping wisuda, dan update foto di feed Instagram.
Bahkan lulusan tahun 2020 juga sering disebut angkatan corona dan lulus karena giveaway pemerintah.
"Adek-adek, jangan kecil hati, bahkan kalian perlu memberi selamat pada diri sendiri. Ada hal lain yang perlu dirayakan, ini 6 alasan mereka yang lulus di 2020 adalah angkatan emas Indonesia" ucap Najwa.
Ia pun membeberkan enam alasan mengapa pelajar yang lulus di tahun 2020 ini adalah anak emas Indonesia.
1. Perubahan dimulai dari angkatan 2020.
Najwa Shihab mengatakan jika banyak perubahan sistem pendidikan di Indonesia dimulai di tahun ini.
Siswa dan mahasiswa mulai dibiasakan belajar secara online.
Bagi siswa sekolah juga ada penyesuaian ujian untuk masuk pergutuan tinggi.
Bahkan angkatan 2020 adalah angkatan pertama yang merasakan penghapusan UN.
"Penghapusan ujian nasional, upaya menghapus UN sudah diperjuangakan sejak lama, namun angkatan 2002 adalah angkatan pertama yang berkesempatan melaluinya, jadi mereka yang lulus di tahun 2020 mereka yang dipaksa adaftif dengan perubahan"
2. Alasan kedua adalah Tahan Banting.