Breaking News:

Berita Salatiga

Menuju New Normal, Pemkot Salatiga Siapkan Protokol Kesehatan Kelompok Rentan

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan sejumlah kantor pelayanan pemerintah sekarang fokus mempersiapkan prosedur tetap (Protap) dan standar operasio

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda
IST
Wali Kota Salatiga Yuliyanto melakukan uji coba alat cuci tangan otomatis produksi mahasiswa FTEK UKSW, Kamis (23/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menyiapkan protokol kesehatan bagi mitra binaan menuju penerapan new normal.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan sejumlah kantor pelayanan pemerintah sekarang fokus mempersiapkan prosedur tetap (Protap) dan standar operasional (SOP) protokol kesehatan.

"Itu semua langkah menuju new normal untuk menunjang kinerja dan mengantisipasi persebaran virus Corona pada saat penerapan new normal nanti," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (4/6/2020)

Menurut Yuliyanto, Pemkot Salatiga dalam waktu dekat ini belum memberlakukan new normal. Sebaliknya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Salatiga memperpanjang masa tanggap darurat hingga 30 Juni 2020.

Kronologi Pemkab Banjarnegara Jadi Terlapor Masalah Bansos di Ombudsman

Terimbas Refocusing APBD, Anggaran Renovasi Stadion Joyokusumo Pati Dipangkas

Rapid Tes di Pasar Babadan Ungaran, Utamakan Pedagang Ikan

Daftar Lengkap Pemenang Grand Bell Awards 2020: Film Parasite Borong 5 Piala

Ia menambahkan protap dan SOP protokol kesehatan mengantisipasi penularan Covid-19 perlindungan kepada kelompok rentan seperti bayi dan anak bawah lima tahun (balita), ibu hamil, ibu menyusui, warga lanjut usia dan penderita penyakit kronis.

"Sedang terkait kesiapan pelayanan rujukan, RSUD Salatiga telah menyiapkan 30 kamar isolasi pasien positif virus Corona," katanya

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah mengungkapkan sampai saat ini warga positif terjangkit virus Corona berjumlah 33 orang.

Kemudian lanjutnya, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 10 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) 3 orang. Sedangkan orang tanpa gejala (OTG) 147 orang.

"Dari total itu semua ada 39 OTG kemudian dinyatakan positif dan seorang lagi PDP juga positif. Lalu, dua orang terbaru direktur perguruan tinggi swasta di Salatiga dan dosen," ujarnya (ris)

Sebut Partainya Berkuasa di Pemerintah, Ahmad Dhani Akan Perjuangkan Royalti Musisi

Langit di Kota Semarang Hari Ini Mayoritas Berawan, Begini Prakiraan Cuaca BMKG Kamis 4 Juni 2020

Inilah Daftar Gaji Polisi Tertinggi di Dunia, Ada Rp120 Juta/Bulan, Kalahkan Gaji Presiden Indonesia

OPINI Adib Baroya Al Fahmi : Pembungkaman Muruah Intelektualitas

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved