Berita Salatiga

2 Bocah Salatiga Diduga Hilang hingga Belasan Ojol Bergerak Mencari, Ketemu di Bandungan

"Informasinya, itu adalah kedua kalinya dia main ke Bandungan, yang pertama pada malam takbir

Editor: muslimah
via kompas.com
Ojek online menggunakna GPS pada ponsel saat berkendara mengantar dan menjemput penumpang. 

TRIBUNJATENG.COM - Driver ojek online di Salatiga, Jawa Tengah, dihebohkan dengan kabar hilangnya dua anak berinisial HI (6) dan FA (12), warga usun Kuncen, Desa Karang Duren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Setelah berhari-hari ditelusuri, kedua anak tersebut akhirnya ditemukan kawasan Bandungan, Kabuten Semarang, di rumah salah satu teman FA.

"Informasinya, itu adalah kedua kalinya dia main ke Bandungan, yang pertama pada malam takbir.

Wijayanto Sebut Propam Polda Jateng Harus Periksa Penyidik Polrestabes Semarang

Putra Jokowi Gibran Batal Jadi Calon Wali Kota Solo Tunggal, Achmad Purnomo Ditolak PDIP Undur Diri

Nabila Putri Sempat Sembunyikan Pernikahan, Kini Blak-blakan Soal Mahar: Bukan Emas atau Berlian

Viral Keluarga di Surabaya Nekat Bawa Pulang Jenazah Positif Covid-19 Beserta Bed Rumah Sakit

Tapi yang kedua kemarin itu, mereka tidak pulang," kata Bayu Anggoro, salah satu Komunitas Driver Ojol Grogol Salatiga (DOGS).

Bayu menambahkan, para drivier ojol terpanggil untuk mencari kedua anak itu karena khawatir kondisi mereka saat tahu kabar hilang.

"Kami para driver ojol tidak mau tahu mengenai latar belakang terjadinya,

tapi kami hanya berpikiran, dua bocah tidak pulang dan dikabarkan hilang,

bagaimana nasib mereka, apakah mereka sudah makan,

apakah mereka kedinginan, jadi kami berinisiatif mencari agar segera berkumpul dengan keluarganya," papar Bayu.

Kronologi Menurut Santo Kambing, salah satu anggota DOGS, kabar hilangnya dua anak itu didapat pada Kamis malam dari informasi grup di WhatsApp.

Setelah itu, para driver berkumpul untuk sukarela mencari anak-anak itu.

"Lalu teman-teman berkumpul.

Jumat (5/6/2020) kami berkumpul dan bergerak melakukan pencarian awal," jelasnya saat ditemui di markas DOGS, Minggu (7/6/2002) malam.

Pencarian dilakukan hingga Sabtu (6/7/2020) dini hari, sekitar pukul 03.00.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved