Berita Semarang

Ini Syarat Bagi Pengelola Tempat Olahraga di Semarang yang Ingin Kembali Buka

Dispora Kota Semarang mewajibkan pengelola tempat olahraga mengantongi surat rekomendasi apabila hendak membuka kembali pelayanan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dispora Kota Semarang, Suhindoyo, Rabu (10/6/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang mewajibkan pengelola tempat olahraga mengantongi surat rekomendasi apabila hendak membuka kembali pelayanan.

Kepala Dispora Kota Semarang, Suhindoyo mengatakan, pengelola tempat olahraga terbuka maupun tertutup wajib mengajukan rekomendasi kepada Dispora.

Nanti, pihaknya akan mengontrol persiapan tempat olahraga tersebut sebelum dibuka.

"Ini sudah ada lima tempat billiard (bola sodok) yang minta rekomendasi. Kami tugaskan tim untuk ke sana. Satu tempat kami tugaskan tiga orang untuk cek kesiapannya betul-betul sudah siap apa belum," jelas Suhindoyo, Rabu (10/6/2020).

Seorang Kepala Desa di Pati Diadukan ke Ditreskrimsus Polda Jateng atas Dugaan Korupsi Dana Desa

Ini Deretan Ponsel Harga di Atas Rp 5 Juta, Samsung Galaxy A71 hingga Oppo Reno3

Ribuan Orang Gugat Kereta Emas Belanda Bergambar Perbudakan di Indonesia

PDP di Klaten yang Meninggal Dinyatakan Positif, Bertetangga dengan Pasien Covid-19 di Semarang

Heboh Kereta Emas Belanda Berbahan Jati Jawa Ada Gambar Perbudakan di Indonesia

Apabila memenuhi syarat, pihaknya akan memberikan surat rekomendasi bahwa tempat olahraga yang bersangkutan bisa kembali beroperasi.

Namun, jika belum memenuhi syarat, petugas akan meminta untuk dilengkapi terlebih dahulu.

"Kalau belum memenuhi syarat, kami minta dilengkapi. Kalau sudah lengkap baru kami rekom. Itu untuk olahraga yang tidak langsung bersentuhan fisik. Sesuai arahan wali kota, untuk gym, futsal, sepakbola, atau olahraga yang bersentuhan fisik belum kami izinkan," paparnya.

Berdasarkan surat edaran tentang pembatasan kegiatan olahraga, Dispora Kota Semarang mewajibkan setiap pengelola tempat olahraga memiliki SOP selama berkegiatan di tempat olahraga.

Pengelola wajib menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan pengukur suhu tubuh.

Selain itu, pengelola harus menyiapkan petugas yang senantiasa mengecek protokol kesehatan pengunjung.

Penyemprotan disinfektan harus dilakukan secara berkala di tempat olahraga. Pengelola juga diminta untuk membatasi jumlah pengguna tempat olahraga.

Pengunjung maupun pengelola wajib pakai masker dan jaga jarak.

Apabila ada pengunjung yang memiliki gejala seperti demam, nyeri tenggorokan, batuk, pilek, atau sesak nafas sebaiknya tidak diperkenankan untuk masuk ke tempat olahraga. (eyf)

Dapati Warga Berdesakan Antre Bansos di Magelang, Ganjar: Bahaya Banget Ini

Cerita Pria di Bandung Bunuh Selingkuhan Gara-gara Disebut Menyusahkan

Manchester United Batal Bertanding setelah Bos Tim Lawan Positif Virus Corona

Tips Dokter Reisa pada Penggunaan Masker yang Tepat, Wajib Diganti Jika Basah 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved