Breaking News:

Berita Kudus

Persiapan New Normal, RSUD Kudus Luncurkan Aplikasi Pendaftaran Pasien Rawat Jalan

Persiapan menuju New Normal, RSUD Dr Loekmono Hadi Kudus meluncurkan Go - Darja (Go - Daftar Antrian Rawat Jalan), Kamis (11/6/2020).

TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Direktur RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus, Abdul Aziz Achyar menunjukkan ‎aplikasi Go - Darja (Go - Daftar Antrian Rawat Jalan), Kamis (11/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Persiapan menuju New Normal, RSUD Dr Loekmono Hadi Kudus meluncurkan Go - Darja (Go - Daftar Antrian Rawat Jalan), Kamis (11/6/2020).

Pasien yang ingin berobat dapat mendaftarkan diri lewat aplikasi Go - Darja yang dapat diunduh melalui Playstore.

Menurut Direktur RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus, Abdul Aziz Achyar menjelaskan, ‎aplikasi tersebut dapat mempermudah akses bagi pasien rawat jalan dalam rangka melakukan pendaftaran.

Mesum di Semak Sekolah: Pasangan ABG Ini Paksa Meneruskan Aksinya Lalu Diperkosa di Depan Pacarnya

Siulan Tono Panggil Ratusan Kucing Jalanan di Semarang, Tiap Malam Datangi Pasar Beri Makan dan Obat

Banyak Diburu, Berikut Ini Daftar Harga Sepeda Polygon dari Berbagai Seri

Pencairan Insentif Kartu Pra Kerja Lamban, Fitur Ganti Rekening Bermasalah, Ini Jawaban Admin

Selain itu, aplikasi itu juga akan mengatur kedatangan pasien di rumah sakit seperti yang telah tercantum dalam bukti pendaftaran online.

"Sehingga pasien tidak perlu mengantre lama karena aplikasi ini dapat mempersempit waktu tunggu, mengurangi kerumunan pasien dan physical distancing antar pasien di rumah sakit," ujar dia, Kamis (11/6/2020).

Aplikasi yang telah disiapkan selama sebulan yang lalu itu akan memudahkan pasien dalam mencetak surat elegibilitas peserta (SEP) secara mandiri.

‎"Hanya scan barcode pada aplikasi yang sudah didaftarkan, terus SEP keluar dan langsung ke poliklinik," jelas dia.

Menurutnya aplikasi tersebut juga mengurangi kontak antara pasien dengan tenaga kesehatan sehingga mencegah terjadinya penularan virus covid-19.

Selain itu untuk mencegah terjadinya penularan kasus covid melalui uang, maka pihaknya menyediakan sarana pembayaran nontunai, baik dilakukan dengan ATM maupun internet Banking.

"Harapannya pasien dan keluarga pasien akan lebih mudah dalam bertransaksi terkait pembayaran," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved