Breaking News:

Kasus Novel Baswedan

LHKPN Jaksa Fedrik Dinilai Janggal, Laporkan Mobil Fortuner dan Lexus Seharga Rp 5 Juta

Komisi Kejaksaan akan memanggil Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fedrik Adhar yang menangani kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK

Editor: Catur waskito Edy
kolase tribunjateng
Profil Fedrik Adhar Jaksa yang Bikin Heboh di Kasus Novel Baswedan 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Komisi Kejaksaan akan memanggil Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fedrik Adhar yang menangani kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. 

Pemanggilan itu terkait kejanggalan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Fedrik ke KPK.

LHKPN Fedrik dinilai penuh kejanggalan karena ada beberapa item yang dinilai tidak masuk akal.

"Kami akan klarifikasi terkait info yang beredar itu untuk mendapatkan kejelasan duduk masalahnya, untuk bisa diambil tindakan sesuai kewenangan komisi dan ketentuan yang ada," kata Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjuntak saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (18/6). "Karena ini baru informasi yang masih memerlukan pendalaman dan penjelasan," ujarnya.

Sosok Fedrik belakangan jadi sorotan karena tuntutan yang diajukannya terhadap dua terdakwa penyerang Novel yang dinilai banyak kalangan sangat ringan.

Selain itu, ia juga disorot karena gaya hidup mewah Jaksa fungsional pada Sub Unit Kerja di Kejaksaan Negeri Jakarta Utara itu yang kerap dipamerkannya di media sosial.

Menelisik LHKPN melalui e-lhkpn.kpk.go.id, Fedrik memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 5,8 miliar pada 2018.

Rinciannya berupa aset tanah, bangunan serta sejumlah kendaraan yang tergolong mewah.

Namun, banyak kalangan sangsi dengan angka-angka yang ditunjukkan dalam laporan tersebut.

Terutama melihat nilai sejumlah kendaraan mewah yang dianggap tak sesuai dengan semestinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved