Breaking News:

PKM Semarang

PKM Semarang Diperpanjang hingga 5 Juli, Tempat Wisata Boleh Dibuka dengan Syarat

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau akrab disapa Hendi mengumumkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) diperpanjang dua minggu lagi, yakni 22 Jun

Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat jumpa pers di Balaikota Semarang, Sabtu (20/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau akrab disapa Hendi mengumumkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) diperpanjang dua minggu lagi, yakni 22 Juni-5 Juli 2020.

Kendati diperpanjang, Hendi menyatakan pada penerapan PKM jilid 4 ini terdapat beberapa pelonggaran.

Satu di antaranya tempat wisata di Kota Semarang boleh dibuka dengan ketentuan harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Wisata Air Owabong Purbalingga Gelar Simulasi New Normal

Update Corona 20 Juni di Indonesia Masih Terus Bertambah: Jateng 98 Kasus Baru, Jatim 395 Kasus

Tim Pemakaman Jenazah Kudus Rela Tidak Dibayar Hingga Isolasi Mandiri di Tandon Air

PKM Semarang Diperpanjang Lagi 14 Hari Mulai 22 Juni, Tapi Ada Pelonggaran untuk Tempat Hiburan

"Kami bersepakat untuk mulai membuka lagi tempat wisata dengan izin dan rekomendasi dari dinas pariwisata," katanya kepada awak media, Sabtu (20/6/2020) sore.

Dia menuturkan dengan dibukanya tempat wisata, pihaknya meminta pengelola tempat wisata untuk melakukan pembatasan jumlah pengunjung.

Hal ini dilakulan untuk mencegah penularan virus corona.

Mengenai pembatasan jumlah pengunjung di tempat wisata, Hendi menerangkan seumpama Puri Maerokoco berkapasitas 1.000 pengunjung.

Pihak pengelola, kata Hendi, harus memiliki alat hitung pengunjung. Apabila sudah mencapai 500 pengunjung, maka tidak boleh menerima pengunjung lagi.

Plaza Kandri akan dijadikan tempat pertunjukan Mahakarya Goa Kreo pada Minggu (9/6/2019) besok.
Plaza Kandri akan dijadikan tempat pertunjukan Mahakarya Goa Kreo pada Minggu (9/6/2019) besok. (Tribun Jateng/Eka Yulianti Fajlin)

"Atau misalnya di tempat wisata Goa Kreo. Misalnya kapasitas Goa Kreo 800 orang. Di depan pintu masuk harus ada alat hitung pengunjung. Apabila sudah mencapai 400 pengunjung, maka pengunjung yang akan masuk tidak diperbolehka," tambahnya.

Dia juga meminta pihak pengelola untuk terus mengingatkan pengunjung yang sudah masuk tempat wisata agar jangan bergerombol atau berkerumun.

Protokol kesehatan seperti jaga jarak, mengenakan masker, dan cuci tangan harus diterapkan.

"Untuk itu perlu semangat bersama bahwa ini semuanya bisa kita hindari. Tapi kita semua harus disiplin," tandasnya.(yun)

1 Dekade Berhasanah, BNI Syariah Berikan Berbagai Promo Menarik untuk Nasabah

Dr Sulaiman Dosen FUHum UIN Walisongo Beberkan Strategi Menulis Artikel Ilmiah

Video PKM di Semarang Diperpanjang, Tempat Wisata Boleh Buka

Masjid Kampus 3 UIN Walisongo Semarang Bakal Direnovasi

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved