Breaking News:

Berita Jateng

Jenderal TNI Bintang Dua Instruksikan 13 Helikopter Didaratkan untuk Kepentingan Penyelidikan

omadan Pusat Penerbang Angkatan Darat (Danpuspenerbad), Mayjen Teguh Pudji Rumekso mendaratkan sejumlah helikopter milik TNI AD.

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Ilustrasi Helikopter MI-17 milik TNI AD - Ini Spesifikasi Helikopter MI 17 yang jatuh di Kendal, Anti Peluru dan Miliki Persenjataan Lengkap 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komadan Pusat Penerbang Angkatan Darat (Danpuspenerbad), Mayjen Teguh Pudji Rumekso mendaratkan sejumlah helikopter milik TNI AD untuk kepentingan penyelidikan penyebab helikopter jatuh.

Selain untuk penyelidikan, didaratkan sejumlah itu untuk dilakukan perbaikan dan pengecekan kondisi pesawat.

"Ada MI35 5 unit dan MI17 ada 8 unit yang di-grounded-kan."

"Namun sisanya ada yang masih digunakan," katanya saat dirinya usai mendampingi KSAD Jenderal Andika Perkasa saat melakukan kunjungan ke keluarga korban helikopter jatuh milik TNI AD di Papua dan Kendal, kemarin.

Mengintip Kekayaan John Kei, Rumah dan Mobil Harga Miliaran, Berseteru karena Masalah Tanah

Mbah Kung Kakek Sugiono Indonesia Asli Surabaya Ngekos di Semarang

Viral Video Anggota Yonif Para Raider Tempeleng Jambret Sampai Pipis di Celana

Viral Video Pria Membeli Burung Lalu Dilepaskan di Hadapan Penjualnya, Netizen +62: Calon Suami Saya

Ia menambahkan saat ini juga ada lima helikopter Mi17 yang saat ini tengah menjalani perbaikan di bengkel perbaikan milik TNI di Semarang.

Berbaikan itu melibatkan teknisi dari Vietnam dan Ukriana.

"Saat ini masih ada lima Mi17 yang Overhoul."

"Dua helikopter akan dilakukan teknisi dari Vietnam, dan tiga sisanya diperbaiki," ujarnya.

Ia menambahkan nantinya para teknisi itu juga akan membawa alat pembaca FDR dan CVR dari Helikopter MI17 yang jatuh kemarin.

Sehingga dapat mempercepat proses penyelidikan penyebab jatuhnya helikopter MI17.

"Sehingga nanti kami bisa tahu secara keseluruhan penyebab dari helikopter ini dengan dibantu dari KNKT."

"Tentunya akan menjadi evaluasi kami ke depan," pungkasnya.

Keasyikan Gowes Hingga 33 Kilometer, Siswi SD Gunungkidul Yogyakarta Tersesat Sampai Solo

Bupati Haryanto Sebut Kabupaten Pati Belum Siap Terapkan New Normal

Usaha Retail Songsong New Normal, Siaran Langsung Tribun Forum 24 Juni 2020

Ammar Zoni Panik Urus Bayi Kembar Jeje Govinda dan Syahnaz Sadiqah

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved