Breaking News:

Berita Solo

Selamat Tinggal Prameks Yogyakarta-Solo, Selamat Datang KRL

Kereta Rel Listrik (KRL) sebagai pengganti kereta Prambanan Ekspres (Prameks) akan diujicobakan secara bertahap.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mampir ke Stasiun Balapan Solo, Jumat (26/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kereta Rel Listrik (KRL) sebagai pengganti kereta Prambanan Ekspres (Prameks) akan diujicobakan secara bertahap.

Direncanakan, proyek pembangunan KRL yang telah dimulai pada 2019 lalu, akan dapat melayani relasi Yogyakarta-Solo pada akhir 2020 mendatang.

Direktur Jendral Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Zulfikri menyampaikan, tiang Listrik Aliran Listrik Atas (LAA) telah terpasang di sepanjang jalur.

Pesan Ganjar Pranowo ke Pembakar Bendera PDI Perjuangan: Maaf ya, Kami Orang Beragama juga Anti PKI!

Ancaman Ganjar Berhasil Bikin Ribuan Orangtua Siswa Pakai SKD Palsu Cabut Berkas PPDB Jateng 2020

Isi Percakapan Ganjar Pranowo dan Orangtua Siswa di Pati Mengaku Pakai SKD Palsu

Krebo Balas Aksi Pembakaran Bendera PDI Perjuangan

Ujicoba Klaten

Secara bertahap KRL tersebut akan diujicoba mulai dari Yogyakarta-Klaten pada Oktober 2020.

"Mungkin nanti dari Yogya-Klaten dulu awal Oktober 2020."

"Akhir tahun, bisa sampai Yogya-Solo," katanya saat ditemui Tribunjateng.com di Stasiun Balapan Solo, Jumat (26/6/2020).

Dia menyampaikan, Menhub, Budi Karya Sumadi telah mengecek kesiapan proyek pembangunan KRL itu sebelum nantinya mulai dilakukan uji coba.

Zulfikri menjelaskan, tingginya mobilitas pengguna Prameks terutama saat waktu berangkat maupun pulang kerja menjadi alasan digantinya kereta diesel (KRD) tersebut dengan KRL.

Selain itu, KRL juga lebih ramah lingkungan, efisien dan kapasitas penumpangnya lebih banyak dibandingkan dengan Prameks.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved