Berita Semarang
DPD AGPAII Kota Semarang Beri Pemahaman Mengenai Digitalisasi untuk Guru Agama Islam
Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) DPD Kota Semarang dengan cepat menyelenggarakan webinar pemanfaatan aplikasi KTA AGPAII Digita
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM. SEMARANG - Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) DPD Kota Semarang dengan cepat menyelenggarakan webinar pemanfaatan aplikasi KTA AGPAII Digital untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Jumat (26/6) lalu.
Webinar tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Sapto Giri, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Muhdi.
Acara itu digelar untuk merespon edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait tahun ajaran baru yang dimulai Juli mendatang dan periapan PJJ di tengah pandemi Covid-19.
• Viral 2 Wanita Jalani Sumpah Pocong Soal Tuduhan Miliki Ilmu Santet, Terbukti Berbohong Meninggal
• Kisah Dokter Nur Shanti Tangani Covid-19 : Paling Berat Kabarkan ke Pasien dan Keluarga
• Setelah Tolong Korbannya saat Kecelakaan di Boyolali, Pemuda Ini Lari, Beberkan Alasannya ke Polisi
• Inilah Kado-kado Fantastis Ultah Azriel, dari Jam Tangan Mewah hingga Sepatu Mahal
Menurut Ketua DPW AGPAII Jateng, Muhammad Ahsan, webinar yang diselengarakan Jumat lalu sangat penting.
Pasalnya dalam acara para pengajar diberi pengetahuan terkait KTA AGPAII Digital untuk e-learning yang akan diterapkan saat PJJ.
“Dengan aplikasi KTA penyampaian materi lewat PJJ akan lebih sederhana dan praktis. Media yang bisa digunakan juga banyak, maka dari itu guru harus paham dulu terkait aplikasi tersebut," terangnya, Minggu (28/6/2020).
Menurutnya, KTA AGPAII Digital menjadi titik tumpu dan titik tolak untuk GPAI merambah learning on line community dan era digitalisasi pembelajaran agama Islam.
"KTA on line learning community dan KTA digital nantinya akan mengkoneksikan GPAI di seluruh Indonesia. Tak hanya itu, KTA digital juga diproyeksikan untuk melayani kebutuhan pembelajaran GPAI, siswa, sekolah, pengawas serta orang tua siswa," paparnya.
Sementara itu, Ketua DPD AGPAII Kota Semarang, Ahmad Fadlol, menerangkan, perlu adanya optimalisasi AGPAII digital dan peningkatan profesionalisme.
“GPAI harus tetap memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas, meskipun belum diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka," imbuhnya.
Ia menambahkan, penyuluhan harus terus dilakukan untuk memberi bekal guru Pengajar Agama Islam (PAI) saat melaksanakan PJJ.
"Seperti webinar yang diselengarakan Jumat lalu, acara serupa juga harus diadakan secara periodik agar pemahaman digitalisasi guru bisa lebih baik," tambahnya. (bud)
• Segera Buka Sektor Ekonomi di Desa, Pemkab Tegal Siapkan Data Realtime Terkait Zonasi
• Lokawisata Baturraden Kembali Dibuka, Maksimal Wisatawan Dibolehkan Cuma 500 Orang
• Tutup 3 Bulan, Pendapatan Taman Rekreasi Andhang Pangrenan Purwokerto Tak Capai Target
• New Normal Sektor Pariwisata Banyumas, 5 Objek Wisata Mulai Ajukan Izin Dibuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sejumlah-peserta-mengikuti-webinar-pemanfaatan-aplikasi-kta-ag.jpg)