Breaking News:

Berita Banyumas

Firasat Bupati Banyumas Tak Enak saat Suruh Semua Orang di Tempat Ini Keluar, Ternyata . . .

Bupati bersama petugas Satpol PP sengaja menggerebek tempat karaoke sekaligus club dan hotel lantaran nekat buka di masa pandemi sekarang ini

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat ditemui di Pendopo Sipanji, Purwokerto, Kamis (2/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Achmad Husein beserta tim gugus tugas covid-19 Banyumas menggerebek tempat karaoke dan club yang berada di Jalan Soepardjo Rostam, Sokaraja, pada Rabu (1/7/2020) malam. 

Bupati bersama petugas Satpol PP sengaja menggerebek tempat karaoke sekaligus club dan hotel lantaran nekat buka di masa pandemi sekarang ini.

Bupati pada saat itu baru saja pulang dari Jogja dan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada sebuah club dan tempat karaoke yang sudah buka.

Mendekam di Penjara, Wajah Lucinta Luna Bikin Abash Kaget: Udah 4 Bulan Nggak Ketemu

Perwali Resmi Keluar, Warga Salatiga Tak Patuh Protokol Covid-19 Dihukum Sapu Jalan

Dari 19 Kecamatan di Kabupaten Semarang, Hanya 2 Kecamatan Ini yang Tidak Masuk Zona Merah Corona

Pasien Positif Covid-19 di Banyumas Bertambah Lagi 2 Orang, Berikut Ini Update Kamis 2 Juli 2020

"Saya minta bubar dan keluar semuanya tapi firasat saya tidak enak, ternyata masih ada yaitu tempat karaokenya," kata bupati kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (2/7/2020).

Karena merasa curiga, bupati mengecek lantai atas dan masih ada tiga kamar karaoke yang beroperasi.

"Hari ini saya minta kasih SP tapi langsung SP 2, jadi nanti kalau melanggar lagi langsung saya tutup langsung dengan hotelnya," tegas bupati.

Ilustrasi Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona (IST)

Tidak menutup kemungkinan masih ada tempat hiburan lain serupa yang juga buka.

Oleh karena itu bupati mengatakan semua itu tergantung dari laporan masyarakat.

Jika ada laporan masyarakat terkait keramaian serupa maka akan langsung ditindak.

"Kalau kejadiannya khusus seperti ini saya bisa langsung SP 2 tidak perlu SP 1 wong saya liat sendiri kok, ngawur itu dan saya bisa pertanggungjawabkan," jelasnya.

Bupati menambahkan aturan ini berlaku juga untuk tempat wisata yang tidak punya ijin buka.

Namun bupati masih mentolerir jika masyarakat berlaku tertib dan menjalankan protokol kesehatan. (Tribunbanyumas/jti)

Mendekam di Penjara, Wajah Lucinta Luna Bikin Abash Kaget: Udah 4 Bulan Nggak Ketemu

Pasien Positif Covid-19 di Banyumas Bertambah Lagi 2 Orang, Berikut Ini Update Kamis 2 Juli 2020

Dari 19 Kecamatan di Kabupaten Semarang, Hanya 2 Kecamatan Ini yang Tidak Masuk Zona Merah Corona

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved