Virus Corona Jateng
Pasien Positif Covid-19 di Banyumas Bertambah Lagi 2 Orang, Berikut Ini Update Kamis 2 Juli 2020
Dua pasien itu berjenis kelamin laki-laki berumur 30 dan 50 berasal dari Desa Randegan, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pasien positif covid-19 di Banyumas bertambah lagi dua orang, pada hari ini Kamis (2/7/2020).
Dua pasien itu berjenis kelamin laki-laki berumur 30 dan 50 berasal dari Desa Randegan, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.
Dua orang pasien tersebut dinyatakan positif setelah melakukan tes secara mandiri di salah satu klinik laboratorium.
Diketahui pasien berencana akan pulang ke kota tertentu yang mensyaratkan perusahaannya harus ada tes swab.
"Kemudian pasien itu melakukan tes mandiri ke Laboratorium Prodia, kebetulan hasilnya positif.
Pasien sudah di evakuasi, yang satu KTP Banyumas dan yang satunya lagi bukan KTP Banyumas," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (2/7/2020).
• Dari 19 Kecamatan di Kabupaten Semarang, Hanya 2 Kecamatan Ini yang Tidak Masuk Zona Merah Corona
• Ganjar Sidak Verifikasi PPDB SMAN 3 Semarang, Ingatkan Soal Integritas
• Operator Gergaji Mesin Tewas Tertimpa Pohon, Lompat Ke Arah yang Salah
• Via Vallen Murka Kasus Mobil Miliknya yang Dibakar Dituding Settingan
Meskipun demikian, pihaknya mengatakan penanganan kedua pasien itu sama, dan sesuai dengan prosedur penanganan covid-19.
Tim gugus tugas covid-19 Banyumas sudah langsung melakukan tracking dengan melakukan swab sebanyak 50 orang.
Dimana nasing-masing pasien 25 orang yang kontak dekat dengan kedua orang tersebut.
Dinas Kesehatan Banyumas sudah mengumpulkan, laboratorium, klinik, yang melayani pemeriksaan rapid.
"Laboratorium dan klinik itu kami kumpulkan, jika ada pemeriksaan rapid dan hasilnya positif, maka dilakukan pemeriksaan swab.
Nah ini sepertinya mereka berdua positif rapid sehingga dilakukan swab," katanya.
Ketika ditanya hasil swab massal, Sadiyanto mengatakan belum ada hasilnya, termasuk hasil yang positif covid-19 asal Sokaraja Lor juga belum ada.
Pemkab Banyumas mentargetkan Swab massal mencapai 4.000 sampel.
Pihaknya menambahkan jika untuk menentukan pasien sembuh perlu melakukan swab dua kali.