Breaking News:

Didominasi Kedatangan Dari Jakarta, Karantina GOR Satria Hari Ini Mulai Terisi 11 Orang

Berdasarkan data terbaru, para peserta karantina GOR Satria sudah mulai terisi dan di dominasi perjalanan dari luar Daerah.

Tribun Jateng/Permata Putra Sejati
Situasi lapangan Futsal yang dijadikan tempat karantina di kompleks Gor Satria Purwokerto yang masih sepi, Selasa (7/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Gelanggang Olahraga (GOR) Satria Purwokerto mulai digunakan lagi sebagai tempat karantina pada Selasa (7/7/2020).

Berdasarkan data terbaru, para peserta karantina GOR Satria sudah mulai terisi dan di dominasi perjalanan dari luar Daerah.

Jumlah warga yang saat ini di karantina total ada sebanyak 11 orang.

"Kemarin siang ada yang datang 1 orang pukul 14.30 WIB, kemudian tadi malam datang 1 orang pukul 20.39 WIB, tadi pagi pukul 05.57 WIB 1 orang.

Pagi ini pukul 08.17 WIB sampai 10.16 WIB datang 7 orang, ditambah pada pukul 10.57 WIB datang 1 orang," ujar Petugas Registrasi Karantina dari BPBD Banyumas, Iwan F kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (8/7/2020).

Adapun 11 orang itu didominasi dari Jakarta, namun ada pula daerah lain seperti Tangerang, Surabaya, hingga Sulawesi.

Diberitakan sebelumnya jika Bupati Achmad Husein menetapkan kembali GOR Satria Purwokerto sebagai tempat karantina.

Hal ini lantaran masih adanya penambahan jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Ini seperti satu bulan yang lalu, bedanya satu bulan yang lalu didominasi oleh penderita yang sakit dengan gejala.

Sedangkan sekarang adalah Orang Tanpa Gejala (OTG)," jelas Husein.

Para pendatang akan dikarantina paling tidak 3 hari dan akan langsung di Swab.

Tempatnya sendiri bertempat di Gedung Futsal, Gor Satria Purwokerto.

Jika setelah di swab ternyata dinyatakan positif dan pasien itu merupakan OTG, maka pasien tersebut akan dikarantina mandiri di Baturraden.

Pihaknya juga akan mengintensifkan kembali kerja satgas covid-19 tingkat desa yang mulai kendor sejak di pemberlakuan new normal.  (Tribunbanyumas/jti)

Satlantas Polresta Solo Sita 47 Knalpot Brong, Harganya Ada Yang Rp 5 Juta Loh!

FOKUS : Jasa Aswatama

HEBOH! Janda Muda di Cilacap yang Jual Bayinya Rp 6 Juta di Facebook, Ini Kronologinya

Minimalisir Perbedaan Data Covid-19, Jateng akan Lakukan Bridging System Variabel Data

--

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved