Berita Banyumas
Korban "Sultan Nusantara" di Banyumas Bertambah, Kerugian Nyaris Rp 500 Juta
Modus yang digunakan Sultan Nusantara terbilang beragam, mulai dari praktik pengobatan alternatif hingga iming-iming ibadah haji dan umroh
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Korban "Sultan Nusantara" di Banyumas Bertambah, Kerugian Nyaris Rp500 Juta
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Janji pemberangkatan haji tanpa prosedur resmi menjadi salah satu modus dalam kasus dugaan penipuan berkedok ajaran spiritual oleh sosok yang mengaku sebagai "Sultan Nusantara Indonesia".
Kasus ini kian memanas setelah jumlah korban terus bertambah, dengan total kerugian ditaksir mencapai hampir Rp500 juta.
Modus yang digunakan pelaku terbilang beragam, mulai dari praktik pengobatan alternatif hingga iming-iming ibadah haji dan umroh tanpa prosedur resmi.
Salah satu korban, Rengga Adi (42), warga Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas mengaku telah mengenal sosok tersebut sejak 2017.
Baca juga: Pulang Selalu Bengong Wajah Datar, Kisah Balita yang Dibekap dan Diikat di Day Care Little Aresha
Menurutnya, awalnya pelaku dikenal membuka praktik pengobatan alternatif berupa bekam setelah pandemi Covid-19.
"Dia mengaku sebagai keturunan Sultan Hamid Al Qadri dari Pontianak," ungkap Rengga kepada Tribunbanyumas.com, Senin (27/4/2026).
Rengga menuturkan, tragedi bermula saat adiknya yang mengidap kanker dibujuk meninggalkan pengobatan medis dan beralih ke terapi bekam yang diklaim sebagai sunnah.
Rengga pun sempat menuruti saran tersebut.
Namun, kondisi sang adik justru semakin memburuk.
"Bukannya membaik, malah tambah parah sampai akhirnya meninggal dunia," jelasnya.
Pada Februari 2025, adiknya juga diminta menyerahkan ATM dan buku tabungan dengan alasan "pembersihan harta" yang akan disumbangkan ke sebuah yayasan yang tidak jelas.
Total kerugian yang dialami keluarga Rengga mencapai sekitar Rp 470 juta.
"Semua datanya ada. Uangnya diambil dengan dalih yang tidak masuk akal," tegasnya.
Kuasa hukum korban, Djoko Susanto, SH, yang juga Ketua DPC Peradi SAI Purwokerto, mengungkapkan hingga kini korban terus berdatangan.
| Mengaku "Sultan Nusantara", Pria di Banyumas Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan dan Ajaran Menyimpang |
|
|---|
| Banyumas Perluas Akses Belajar, Revitalisasi 34 Sekolah hingga Penyediaan Bus Gratis |
|
|---|
| Ada Dugaan Keterlibatan Pihak Ketiga dalam Temuan BPK di RSUD Banyumas |
|
|---|
| Kerugian Negara 13 Miliar di RSUD Banyumas, Anggota DPRD: Kesalahan Fatal dan Jadi Preseden Buruk |
|
|---|
| Cerita Saksi Lihat Mobil Pengangkut Oksigen "Ugal-ugalan" Sebelum Hajar 2 Pemotor di Banyumas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260427_BANYUMAS_SULTAN-NUSANTARA.jpg)