Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liputan Khusus

Beberapa Situs Judi Online Berinduk Situs Togel, Pemain Bisa Cek Angka Keluar Secara Daring

Beberapa situs perjudian online berinduk pada situs togel, ada yang menggunakan alamat pakai kata kunci pools diiringi dengan nama negara/kota

Editor: newsroom
GOOGLE
Ilustrasi judi online 

Beberapa situs perjudian online berinduk pada situs togel, ada yang menggunakan alamat pakai kata kunci pools diiringi dengan nama negara/kota

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Makin maraknya togel di Kota Semarang dan daerah lain di Jateng mendapat tanggapan dari PWNU Jawa Tengah.

Dewan Pembina Lakpesdam PWNU Jawa Tengah, KH Hasyim Muhammad menilai, judi maupun togel sudah menjadi media hiburan di masyarakat.

"Masyarakat mungkin butuh hiburan. Maka larinya ke togel. Tapi ini adalah hiburan negatif. Togel atau judi di setiap lapisan masyarakat itu ada. Mau yang kaya atau miskin segmennya ada," kata Kiai Hasyim.

Cerita Budreg Warga Semarang 11 Tahun Gila Togel, Jalani Ritual Bakar Gagak di Bukit Gombel

Gempa Selatan Jawa 13 Juli 2020 Bersebelahan Gempa 8.1 M 23 Juli 1943, Pernah Bikin 213 Orang Tewas

Si Doel Sempat Ditolak Sejumlah Stasiun Televisi, Rano Karno: Yang Nerima Mungkin Kasihan ke Gue

Ketua KPU Diduga Selingkuh Langsung Diberhentikan: Tak Bisa Jaga Kehormatannya

Respons Patriark Theodore II Atas Masjid Hagia Sophia Turki: Menambah Duri Besar Lain 

Hasyim menganggap togel sudah menjadi permasalahan yang kompleks.

Tidak bisa diselesaikan dengan satu cara saja.

Butuh penyelesaian dari berbagai pihak, bukan hanya polisi saja.

"Polisi saja yang bergerak juga tidak bisa. Butuh penyelesaian dari berbagai sisi. Ini tidak hanya permasalahan ekonomi saja, sosial juga ada. Masyarakat pun juga harus terlibat," terangnya.

Tokoh agama maupun ulama juga memiliki peran untuk membantu menyelesaikan masalah togel.

Namun, Hasyim beranggapan orang yang sudah tahu akibatnya bermain togel, tidak akan semudah itu disadarkan.

"Kebanyakan orang yang bermain togel itu tahu akibatnya. Tapi nyatanya mereka tetap melakukan. Tokoh agama itu kan hanya mengajarkan kepada orang yang tidak tahu menjadi tahu. Artinya ini tidak hanya masalah akhlak saja," tambah dia.

Hasyim menilai togel saat ini sudah tidak sevulgar dahulu.

Menurutnya dahulu togel dan judi banyak dilakukan di setiap pos kampling, maupun tempat kumpul masyarakat.

Namun kini sudah lebih tertutup di tempat-tempat tertentu.

"Sekarang masih ada tapi sembunyi-sembunyi di tempat tertentu," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved