Berita Salatiga
Pemkot Salatiga Target Pembebasan Lahan Gerbang Tol Dalam Kota Selesai Desember 2020
“Pembebasan lahan sendiri saat ini tahapannya dalam proses sosialisasi kepada warga yang terkena proyek," katanya
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menargetkan pembebasan lahan pembangunan gerbang tol dalam Kota Salatiga dan akses keluar masuk jalan tol Semarang-Solo dari Jalan Patimura selesai pada Desember 2020.
Asisten II Setda Kota Salatiga Mustain Soeradi mengatakan pengadaan tanah untuk pembangunan exit dan gerbang tol dalam kota harus rampung pada Desember 2020 karena pembangunan infrastrukturnya direncanakan dimulai pada 2021.
“Pemkot Salatiga telah membentuk tim pembebasan lahan. Jumlah tanah yang akan dibebaskan sebanyak 24 bidang tanah warga di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo," terangnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (14/7/2020).
• Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Chelsea Vs Norwich City Liga Inggris 2020 di Mola TV
• Promo Superindo Hari Kerja 13-16 Juli 2020, Diskon Sabun Buah hingga Ikan Segar, Simak Daftarnya
• Biaya Rumah Sakit Rp 45 Juta, Rizal Korban Keganasan Gangster Sukun Stress Semarang Butuh Bantuan
• Cerita Budreg Warga Semarang 11 Tahun Gila Togel, Jalani Ritual Bakar Gagak di Bukit Gombel
Menurut Mustain, dari sebanyak 24 bidang tanah tersebut, 14 bidang diantaranya akan digunakan untuk jalan akses masuk jalan tol dari Jalan Patimura menuju Semarang.
Ia menambahkan, kemudian 10 bidang tanah lainnya, digunakan untuk akses ke luar ruas jalan tol ke Jalan Patimura dari arah Semarang.
“Pembebasan lahan sendiri saat ini tahapannya dalam proses sosialisasi kepada warga yang terkena proyek," katanya
Pihaknya menyatakan, proses pembebasan lahan terus diupayakan karena banyaknya bidang tanah. Anggaran pembebasan tanah untuk exit tol Jalan Patimura tersebut dianggarkan total Rp 5 miliar dari APBD semester satu 2020, sedangkan pelaksanaan pembangunan di semester dua oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
Mustain menjelaskan standarisasi Jalan Patimura yang mana nantinya bakal menjadi jalur keluar masuk menuju exit tol berdasarkan kajian dari Kementerian PUPR dinilai sudah cukup layak lebar sekitar enam meter lebih.
"Mudah-mudahan proses pembebasan lahan lancar sehingga pembangunan gerbang tol dalam kota bisa segera direalisasikan,” ujarnya. (ris)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kendaraan-pemudik-memasuki-gerbang-tol-salatiga-kamis-3052019.jpg)