Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

TPQ Kota Semarang Sementara Hentikan Kegiatan

Pandemi Covid-19 juga berdampak pada proses pembelajaran di TPQ yang ada di Kota Semarang.

Penulis: budi susanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/Saiful M
Ilustrasi TPQ. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pandemi Covid-19 juga berdampak pada proses pembelajaran di TPQ yang ada di Kota Semarang.

Sejumlah TPQ pun terpaksa tutup, namun ada pula yang melakukan pembelajaran daring serta menerapkan protokoler kesehatan.

Data dari Badko TPQ Kota Semarang, terdapat 1.168 TPQ di Kota Semarang.

6 ABG Isi Bensin Tak Mau Bayar di SPBU Ngaliyan Semarang, Pas Dikejar Pamerin Pedang

10 Puisi Sapardi Djoko Damono: Hujan Bulan Juni hingga Yang Fana Adalah Waktu

Oknum Guru PNS & Pejabat di Banjarnegara Kepergok Dalam Kamar Losmen, Mengaku hanya Konsultasi

Pedagang Wonosobo Tertipu Orderan Pisang Kepok 1 Pikap, Pemesan Mengaku-ngaku Warga Kendal

Dari total TPQ tersebut terdapat 65.249 siswa, dan 5.044 pengajar TPQ.

Guna meringankan beban pengajar TPQ, Pemkot sempat memberikan basyaroh atau intensif ke 3.500 pengajar TPQ sebesar Rp 350 ribu setiap bulannya.

Menurut Bahrul Fawaid Ketua Badko TPQ Kota Semarang, TPQ juga terkena imbas Covid-19.

"Mayoritas kegiatan TPQ berhenti, tapi ada juga TPQ yang memanfaatkan pembelajaran daring, serta mengikuti protokoler kesehatan," katanya, Minggu (19/7/2020).

Dilanjutkannya, adanya intensif dari Pemkot sangat membantu pengajar TPQ di tengah pandemi.

"Hingga kini komunikasi Badko TPQ dengan Pemkot dan dewan terjalin baik, kami juga mengapresiasi wacana penambahan intensif yang rencananya diglontorkan Oktober mendatang," paparnya.

Menurutnya, meski sebagai lembaga pendidikan non formal, Badko TPQ ingin memberikan ilmu secara maksimal ke anak-anak.

"Untuk itu kami terus meningkatkan kompetensi para pengajar, beberapa hal juga sudah kami lakukan untuk meningkatkan kompetensi tersebut," ucapnya.

Dijelaskan Bahrul, uji kompetensi lewat Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan AL-Quran (LP3Q) juga telah dilakukan.

"Selain itu, Badko TPQ Kota Semarang jiga akan melakukan pendataan ulang TPQ yang memiliki Nomor Statistik Pendidikan AL-Quran (NSPQ). Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi dari TPQ tersebut," tambahnya.

(bud)

Bebas Denda Pajak dan Bea Balik Nama Jadi Rezeki Samsat Salatiga, Partisipasi Naik 40 Persen

Pemkot Semarang Gelar Konser Adaptasi New Normal Covid-19 Bertamu 50 Orang, Tanpa Berdesakan

Mahasiswa KKN Undip Ingatkan Masyarakat Tetap Ikuti Protokol Kesehatan Era New Normal

Ketua Bawaslu RI Abhan Minta KPU Jateng Buka Akses Data Pemilih

 
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved