Berita Jateng
DPRD Jateng Minta Dinkes Waspadai DBD di Tengah Pandemi Corona
Komisi E (Bidang Kesejahteraan Rakyat) DPRD Jawa Tengah meminta Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jateng mengantisipasi demam berdarah dengue (DBD)
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi E (Bidang Kesejahteraan Rakyat) DPRD Jawa Tengah meminta Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jateng mengantisipasi demam berdarah dengue (DBD) di tengah pandemi Covid-19 ini.
"Pemerintah juga harus turut memperhatikan kemungkinan penyakit lain yang timbul di tengah wabah Covid-19 seperti DBD," kata anggota Komisi E DPRD Jateng, Ida Nurul Farida, Rabu (22/7/2020).
Menurutnya, kasus ini tidak bisa dikesampingkan karena berdasarkan data Kemenkes selama Juni 2020 terdapat kasus DBD sebanyak 68.753 dengan kematian 500 Jiwa.
• Tanpa Menawar, Ada Warga Semarang Siap Beli Tanah dan Mempersunting Janda Kembang Kudus
• Viral Pengendara Mobil Masuk Tol Semarang-Solo Didenda Rp 600 Ribu Pakai 1 Kartu Tol, Ini Faktanya
• Viral di Facebook, Aris Jual Tanah di Kudus Plus Carikan Jodoh Adiknya Janda Kembang
• Irwan Mussry Dikelilingi Banyak Perempuan Cantik, Maia Estianty: Yang Dulu Lebih Parah
Sedangkan di Jateng, ditemukan sebanyak 3.189 kasus dengan kematian 47 orang.
"Padahal sampai Mei kasus DBD di Jateng menurun hampir 50 persen dibanding tahun lalu. Kemungkinan itu disebabkan dampak kampanye hidup sehat dalam menghadapi wabah Covid-19 ini," jelasnya.
Namun, legislator dari Fraksi PKS itu mengungkapkan pada Juli ini kasus DBD naik signifikan.
Peningkatan ini, kata dia, bisa disebabkan lantaran upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah yang kurang optimal.
"Pemerintah sedang sibuk dengan upaya-upaya pencegahan meluasnya wabah Covid-19, sehingga pemantauan jentik kurang optimal. Apalagi kita akan menghadapi musim hujan, tentunya perlu memaksimalkan upaya pencegahan," katanya.
Ida juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dengan penyakit DBD di tengah segala upaya pencegahan pandemi corona.
Selain upaya dari pemerintah, ia juga meminta masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kemandirian dalam mencegah mewabahnya DBD.
"Masyarakat dapat berpartisipasi dalam pencegahan DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Menjaga imunitas tubuh dan mengurangi aktivitas di luar rumah yang tak perlu, serta meningkatkan pola hidup bersih dan sehat," katanya.(mam)
• Kejati Jateng Panggil Plt Bupati Kudus HM Hartopo Terkait Kasus Suap di PDAM Kudus
• Banyak Warga Tak Patuhi Protokol Kesehatan di Pasar Hewan Ajibarang Banyumas
• Edaran Baru Dirjen Pendidik Islam, Pendidikan Al Quran Kini Jadi Lembaga
• FTIK USM Gelar Webinar Forensik Digital Cegah Pelanggaran IT di Era Pandemi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/anggota-komisi-e-dprd-jateng-ida-nurul-farida-bud.jpg)