Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

KKN Undip

Nugget Ikan Wortel Solusi Pangan Saat Pandemi dari Mahasiswa KKN Undip

ita Havinamega pada pekan ke-2 melaksanakan program unggulan yaitu Pelatihan dan Sosialisasi Diversifikasi Produk Olahan Ikan.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Mahasiswa KKN TIM II Undip, Dita Havinamega melatih pembuatan Nugget Ikan Wortel (Niwor) di Desa Gondang, Kecamatan Taman, Pemalang, Jawa Tengah 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Mahasiswa KKN TIM II Undip, Dita Havinamega pada pekan ke-2 melaksanakan program unggulan yaitu Pelatihan dan Sosialisasi Diversifikasi Produk Olahan Ikan di Masa Pandemi.

Dita Havinamega memberikan informasi mengenai kandungan nutrisi dan manfaat mengonsumsi ikan.

Sehingga dapat membuka paradigma masyarakat Desa Gondang, Kecamatan Taman, Pemalang, Jawa Tengah, untuk meningkatkan konsumsi ikan sekaligus sebagai solusi praktis dalam upaya penyediaan bahan makanan selama pandemi Covid 19.

Pelatihan ini selain memfasilitasi secara langsung praktik pembuatan, juga menyediakan brosur terkait cara pembuatan Produk Nugget Ikan Wortel (NIWOR) sehingga program ini bersifat kebelanjutan.

Ikan merupakan salah satu sumber protein yang sangat baik untuk kesehatan, namun pengetahuan masyarakat Indonesia masih tergolong rendah terkait kandungan gizi dan nutrisi pada ikan.

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika), menyatakan bahwa untuk mendapatkan manfaat kesehatan harus makan ikan 2-3 porsi dalam seminggu (1 porsi = 30 - 40 gram).

Keuntungan mengkonsumsi ikan yaitu mengandung asam lemak omega-3 yang berfungsi meningkatkan daya ingat dan fungsi otak secara keseluruhan, mengurangi peradangan, mencegah gangguan jantung, dan lain-lain.

Kandungan asam lemak omega-3 pada ikan tidak dapat ditemukan pada daging ayam, selain itu harga ikan jauh lebih terjangkau dibandingkan harga daging ayam.

Dita Havinamega menjelaskan, Nugget Ikan Wortel (NIWOR) merupakan salah satu produk berbahan dasar ikan yang dikombinasikan dengan wortel.

“Umumnya, nugget dibuat menggunakan daging ayam tetapi nugget ikan tidak kalah lezat dibandingkan daging ayam,” katanya, Rabu (23/7/2020).

Ia menyebutkan, konsumsi ikan oleh masyarakat Desa Gondang masih tergolong rendah.

Hal ini berdasarkan survei wawancara sebagian masyarakat yang menyatakan bahwa kebanyakan orang lebih memilih daging ayam daripada ikan sebagai pelengkap kebutuhan protein hewani.

Kondisi tersebut tidak hanya terjadi saat pra-pandemi, namun juga saat pandemi.

Terbatasnya aktivitas masyarakat untuk memenuhi kebutuhan protein menyebabkan pada masa ini harga daging ayam di pasaran meningkat.

Pendapatan menjadi kendala utama masyarakat tidak dapat mencukupi kebutuhan protein, sehingga pemanfaatan ikan sebagai pengganti daging ayam merupakan salah satu solusi yang tepat.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved