Liga 1
Respons Dragan Djukanovic Soal Usulan Panser Biru dan Snex Agar Kandang PSIS Semarang di Yogyakarta
Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic menanggapi terkait masukan suporter PSIS Semarang agar tim Mahesa Jenar bermarkas di Jogjakarta.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic menanggapi terkait masukan suporter PSIS Semarang agar tim Mahesa Jenar bermarkas di Jogjakarta pada saat kompetisi Liga 1 digulirkan kembali Oktober mendatang.
Adanya masukan bermain di Jogja dari suporter tersebut karena berbagai pertimbangan.
Termasuk juga kekhawatiran akan adanya jebolan di kalangan oknum suporter PSIS yang tidak terkoordinir.
• Nyawa Perebut Bini Orang Kebumen Nyaris Melayang, Beruntung Gagang Golok Si Malaikat Maut Rusak
• Jokowi Telepon Donald Trump, Amerika Serikat Langsung Kirim 1.000 Ventilator ke Indonesia
• Pasutri Tewas Bersimbah Darah di Tegal, Diduga Terkait Bisnis Love Bird
• Kantor PDIP Dilempar Bom Molotov Tadi Malam, Sekjen DPP: Kami Tidak Kenal Takut
Selain itu, melihat situasi dan kondisi yang ada, bermain di Yogyakarta akan lebih aman dari sisi perizinan karena saat ini Kota Semarang masih menerapkan status Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) akibat angka penderita Covid-19 yang masih cukup tinggi.
"Sekali lagi saya serahkan ke manajemen, tidak masalah juga kalau kami harus bermain di sana.
Tugas saya adalah mempersiapkan tim secara teknis," kata Dragan Djukanovic.
Namun, jika melihat sisi finansial di tengah pandemi covid-19, Dragan menyebut, idealnya PSIS berkandang di Semarang saja.
Terlebih saat ini PSIS juga cukup serius mendandani Stadion Citarum agar siap dijadikan sebagai homebase untuk Septian David Maulana dan kawan-kawan ketika beraksi menghadapi lawan di Liga 1 2020.
"Kalau saya pribadi lebih memilih main di Semarang, lebih efisien juga secara ekonomi, namun itu keputusan ada di manajemen," ungkapnya.(*)
• Hendi Sebut Penderita Covid-19 di Semarang Seminggu Terakhir Mulai Turun, Ini Datanya
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Kusnandar Tewas Kecelakaan, Jasad Masuk Selokan
• Siswi SMP Jual Diri demi Kuota Internet, Tarif Sekali Kencan Rp 500.000
• Wali Kota Hendi : Jumlah Penderita Covid-19 di Kota Semarang Seminggu Terakhir Mulai Turun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pelatih-psis-semarang-dragan-djukanovic-sabtu-1432020.jpg)