Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Tujuh Petani Korban Jebakan Tikus Listrik, Wabup Sragen Minta yang Berkompeten Bertindak Tegas

Maraknya jebakan listrik untuk tikus yang dipasang oleh para petani di Sragen telah merenggut tujuh nyawa petani.

Tayang:
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Istimewa/PMI Sragen
Evakuasi petani yang tersengat jebakan tikus listrik di Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo oleh PMI Sragen, Selasa (29/7/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Maraknya jebakan listrik untuk tikus yang dipasang oleh para petani di Sragen telah merenggut tujuh nyawa petani.

Korban jebakan tikus tersebut dikatakan Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno telah melebihi korban dari wabah Virus Corona di Sragen.

"Perlu dicatat bahwa korban jebakan tikus ini lebih banyak daripada Covid-19.

Sehingga atensi terhadap itu harus kita utamakan," kata Dedy kepada Tribunjateng.com, Rabu (29/7/2020).

Nyawa Perebut Bini Orang Kebumen Nyaris Melayang, Beruntung Gagang Golok Si Malaikat Maut Rusak

BREAKING NEWS : Sejumlah Camat di Kabupaten Pati Dinyatakan Positif Corona

Viral Suami Pergoki Istri Selingkuh, Sikapnya Buat Netizen Kagum

Muncul Klaster Sosialita di Boyolali, Pemilik Salon di Banyudono Positif Covid, Ini Penjelasan DKK

Dedy meminta agar pihak yang berkompeten dalam hal ini agar segera mengusut dan membuat tindakan tegas bagi para petani yang masih ngeyel gunakan jebakan listrik.

"Saya minta agar ada tindakan tegas dari yang berkompeten dalam hal ini agar segera diusut.

Tindakan yang menimbulkan efek jera jelas, karena ini sudah menjadi koban jiwa bukan harta," kata Dedy.

Dedy menyampaikan jika tidak segera diantisipasi dan tidak ada tindakan tegas ditakutkan akan ada korban jiwa lagi.

Dikatakannya, pemerintah sudah memberikan edukasi dan telah mengingatkan.

Namun masih ada orang-orang nekat yang menggunakan listrik sebagai jebakan tikus.

Jebakan listrik tikus memang bisa dipidanakan karena termasuk tindakan yang mengakibatkan korban jiwa.

"Meskipun tidak ada niat untuk itu nyatanya ada korban jiwa.

Seperti kecelakaan lalulintas tidak ada niat tapi tetap ada kecelakaan ya ini sama korban jiwa."

"Maka saya mengingatkan kepada masyarakat agar segera menghentikan jebakan tikus dengan listrik sebelum pemerintah mengambil tindakan lebih tegas lagi," katanya.

Dedy juga meminta kepada penyuluh agar terjun langsung ke lapangan dan melakukan pengecekan sawah mana yang masih menggunakan listrik sebagai jebakan tikus.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved