PSIS Semarang
Ini Pertanyaan yang Akan Dibawa Perwakilan PSIS Semarang Pekan Ini saat Bertemu Operator Liga 1
PT. Liga Indonesia Baru (PT.LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 berencana akan kembali menggelar manager meeting dengan 18 klub peserta Liga 1, Juma
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT. Liga Indonesia Baru (PT.LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 berencana akan kembali menggelar manager meeting dengan 18 klub peserta Liga 1, Jumat (7/8/2020) mendatang.
Kabar yang diterima Tribun Jateng, manager meeting akan berlangsung di Jakarta.
Hal itu dibenarkan manajer tim Imanuel Anton Nikijuluw saat dihubungi.
• Ini Isi Surat Terbuka Ingrid Frederica Warga Brebes kepada Presiden Jokowi: Saya Memohon
• Lettu Inf Gunawan Grup 3 Kopassus Meninggal saat Bertugas di Papua, Jenazah Dimakamkan di Demak
• Cak Malik Pernah Digosipkan Suami Nella Kharisma Nikahi Janda Cantik Asal Nganjuk
• Nasib Babinsa Pengungkap Rahasia TNI Gadungan 12 Tahun
"Ya benar, kita dapat undangan untuk mengikuti manager meeting di Jakarta.
Mungkin saya yang akan berangkat ke sana mewakili tim PSIS," kata Anton, Rabu (5/8/2020).
General Manager PSIS Semarang, Wahyu "Liluk" Winarto menyebut, manajemen PSIS Semarang berencana akan membawa sejumlah pertanyaan dalam manager meeting bersama PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) membahas terkait jelang dilanjutkannya kompetisi Liga 1 2020.
Berdasarkan surat edaran PT. LIB beberapa pekan lalu, tertulis lanjutan kompetisi Liga 1 akan dimulai kembali pada 1 Oktober mendatang.
Beberapa hal akan dipertanyakan PSIS dalam manager meeting.
Selain terkait nilai subsidi, pertanyaan lain yakni terkait usulan suporter PSIS agar lebih baik bermain di Yogyakarta.
Usulan suporter tersebut tersampaikan secara langsung ke manajemen, ketika diadakan sarasehan beberapa waktu lalu di sebuah rumah makan di Kota Semarang.
"Nanti kita sampaikan.
Usulan-usulan kita tentunya subsidi, homebase, protokoler kesehatannya bagaimana, swab testnya bagaimana, terus pembiayaan swab bagaimana, pembiayaan terkait misalkan ada pemain yang terkena covid-19 bagaimana," ungkap Liluk. (arl)
• Respon Bijak Gelandang PSIS Semarang Finky Pasamba Soal Wacana Liga 1 Tanpa Penonton
• Kembali Pimpin Dharma Wanita Banyumas, Rahayu Widianti Ajak Anggota Jadi Teladan Protokol Kesehatan
• 170 Orang Donorkan Darahnya di Kegiatan Forum Kerukunan Umat Beragama Sragen
• PKM Masih Diberlakukan di Kota Semarang, DPRD Minta Tim Patroli Jangan Melempem