Berita Semarang
Penanganan Covid-19 Jadi Tema KKN Tematik UPGRIS Semarang
UPGRIS Semarang kolaborasi program Ditjen Kemendikbud, serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - UPGRIS Semarang kolaborasi program Ditjen Kemendikbud, serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Kolaborasi itu akan diwujudkan dalam KKN tematik dengan sasaran membangun desa tertinggal.
Selain itu, dalam KKN tematik juga ditekankan kontribusi mahasiswa dalam penanganan Covid-19 dan peningkatan literasi serta numerasi.
• Mengapa Malam Ini Wilayah Jateng dan Yogyakarta Diguyur Hujan? Ini Jawaban BMKG
• Suasana Duka Selimuti Kediaman KH Ahmad Naqib Noor AH di Semarang
• Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai Diganti, Kini Dijabat Mantan Dirreskrimsus Polda Lampung
• Pegawai Swasta Ramai-ramai Buka Rekening, BCA Kudus Kebanjiran Permohonan Nasabah Baru
Beberapa tema pun akan diambil dalam KKN yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus hingga 17 September mendatang.
Tercatat 1.218 mahasiswa yang dibagi menjadi 103 kelompok akan disebar ke beberapa wilayah untuk mengikuti KKN tematik itu.
Tema yang akan diusung dalam kegiatan mengenai Covid-19, seperti kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, ketahanan ekonomi, pemahaman masyarakat, pendidikan selama pandemi, serta kebijakan pemda dalam pencegahan covid-19.
Dijelaskan Rektor UPGRIS, Muhdi, sebelum pelaksanaan, kesehatan peserta dan segala persiapan di tengah pandemi sudah dilakukan.
"Hal itu menjadi bekal dalam pelaksanaan KKN, mahasiswa juga hatus menjaga diri saat mengikuti kegiatan," terangnya, Rabu (12/8/2020).
Dilanjutkannya, para peserta KKN diminta memberi contoh kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, jadi para peserta harus menjadi inspirasi dalam pelaksana KKN di desa masing-masing," tambahnya. (bud)
• Kecelakaan Pelajar Tewas di Tempat Setelah Motornya Adu Banteng dengan L300 di Mijen Semarang,
• Asfirla Ajak Warga Budidayakan Tanaman Bernilai Ekonomis
• Satpol PP Kota Tegal Giatkan Kembali Operasi Masker, Ada Penjagaan di Pintu Masuk Balai Kota
• Bea Cukai Jateng DIY Amankan 3,8 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp 3,86 Miliar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rektor-upgris-semarang-muhdi-saat-menghadiri-acara-bersama-alumni-upgris.jpg)