Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Penanganan Covid-19 Jadi Tema KKN Tematik UPGRIS Semarang

UPGRIS Semarang kolaborasi program Ditjen Kemendikbud, serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
IST
Rektor Upgris Semarang, Muhdi saat menghadiri acara bersama alumni Upgris di Kampus Upgris, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - UPGRIS Semarang kolaborasi program Ditjen Kemendikbud, serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Kolaborasi itu akan diwujudkan dalam KKN tematik dengan sasaran membangun desa tertinggal.

Selain itu, dalam KKN tematik juga ditekankan kontribusi mahasiswa dalam penanganan Covid-19 dan peningkatan literasi serta numerasi.

Mengapa Malam Ini Wilayah Jateng dan Yogyakarta Diguyur Hujan? Ini Jawaban BMKG

Suasana Duka Selimuti Kediaman KH Ahmad Naqib Noor AH di Semarang

Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai Diganti, Kini Dijabat Mantan Dirreskrimsus Polda Lampung 

Pegawai Swasta Ramai-ramai Buka Rekening, BCA Kudus Kebanjiran Permohonan Nasabah Baru

Beberapa tema pun akan diambil dalam KKN yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus hingga 17 September mendatang.

Tercatat 1.218 mahasiswa yang dibagi menjadi 103 kelompok akan disebar ke beberapa wilayah untuk mengikuti KKN tematik itu.

Tema yang akan diusung dalam kegiatan mengenai Covid-19, seperti kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, ketahanan ekonomi, pemahaman masyarakat, pendidikan selama pandemi, serta kebijakan pemda dalam pencegahan covid-19.

Dijelaskan Rektor UPGRIS, Muhdi, sebelum pelaksanaan, kesehatan peserta dan segala persiapan di tengah pandemi sudah dilakukan.

"Hal itu menjadi bekal dalam pelaksanaan KKN, mahasiswa juga hatus menjaga diri saat mengikuti kegiatan," terangnya, Rabu (12/8/2020).

Dilanjutkannya, para peserta KKN diminta memberi contoh kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, jadi para peserta harus menjadi inspirasi dalam pelaksana KKN di desa masing-masing," tambahnya. (bud)

Kecelakaan Pelajar Tewas di Tempat Setelah Motornya Adu Banteng dengan L300 di Mijen Semarang,

Asfirla Ajak Warga Budidayakan Tanaman Bernilai Ekonomis

Satpol PP Kota Tegal Giatkan Kembali Operasi Masker, Ada Penjagaan di Pintu Masuk Balai Kota

Bea Cukai Jateng DIY Amankan 3,8 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp 3,86 Miliar

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved