Breaking News:

Berita Semarang

Inilah Sosok Aiptu Broto Polisi Restabes Semarang yang Mendermakan Diri Sebagai Sopir Ambulans

Profesi sebagai anggota Polri bagi Aiptu Broto rupanya tidak membuatnya lupa untuk tetap membantu sesamanya.

“Pernah juga mengantar orang gila ke rumah sakit jiwa, saya malah diludahi,” katanya berkelakar.

Mengantar jenazah sampai Madura

Dari beberapa kali dia mengantar jenazah tercatat dua kali dia mengantar sampai lintas provinsi. Pertama di Bandung kemudian mengantar jenazah sampai Madura. Kalau di Bandung, dia mengantar jenzah lantaran keluarganya ada di sana.

“Yang paling jauh ya Madura saya mengantarkan jenazah,” ucapnya.

Baginya ini merupakan pengalaman yang berkesan. Bermula dari warga Jatisari asli Madura yang saudaranya meninggal di Semarang.

Keluarga mendiang tidak mampu kalau harus membayar ongkos ambulans sampai sekitar Rp 4,5 juta untuk sampai Madura.

“Saya dihubungi untuk mengantarkan sampai Madura, waktu itu saya sedang tidak sibuk, saya siap gratis,” kata dia.

Memanfaatkan jaringan teman seangkatan waktu pendidikan menjadi anggota Polri, Broto menghubunginya siapa tahu di jalan saat mengantar jenazah ke Pulau Garam ada gangguan.

“Untungnya lancar, waktu pulang tinggal saya sendiri sama keranda,” ucapnya.

Selama pandemi Covid-19 ini Broto juga masih bersedia mengantarkan jenazah. Namun, dia harus dilengkapi alat pelindung diri (APD) dan baju hazmat.

Halaman
1234
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved