Breaking News:

Berita Bisnis

GoFood Lindungi Mitra UMKM dari Praktik Penipuan Berbasis Social Engineering

Sebagai bentuk kepedulian Gojek untuk memastikan mitra GoFood terlindungi dari modus penipuan berbasis teknik rekayasa sosial (social engineering), Go

KOMPAS.COM
Illustrasi Gojek 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sebagai bentuk kepedulian Gojek untuk memastikan mitra GoFood terlindungi dari modus penipuan berbasis teknik rekayasa sosial (social engineering), Gojek memberikan pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi keamanan digital para mitra UMKM-nya.

Upaya yang ditempuh super apps besutan anak bangsa itu semata-mata dilakukan atas kesadaran pentingnya menjaga kerahasiaan data usaha maupun data pribadi dalam transaksi secara digital.

Novi Tandjung, Head of Merchant Platform Business Gojek, mengatakan pihaknya telah memfasilitasi para mitra UMKM yang bernaung di bawah GoFood untuk meningkatkan kompetensi keamanan digital mereka dengan menyematkan berbagai fitur keamanan pada aplikasi GoBiz yang telah menjadi andalan mitra GoFood untuk mengelola bisnis mereka.

Ini Kata Dandim Soal Polsek Ciracas Dibakar: Sementara Tidak Ada Keterlibatan Anggota TNI

Jokowi Pulang Kampung Nyekar Ke Makam Ibunda Sujiatmi, Warga Berebut Sembako

Cerita Warga saat Polsek Ciracas Dibakar, Dicegat Orang Bersenjata hingga Masuk Mako Kopassus

Viral Istri Ngidam Ingin Naik Kereta Tangki Pertamina, Suami Bingung Akhirnya hanya Bisa Usap

Di antara fitur keamanan yang dapat diakses melalui aplikasi GoBiz adalah (1) verifikasi PIN validasi terhadap driver yang mengambil pesanan, (2) fitur pengaturan peran pengguna untuk akses pemilik, manajer, dan kasir, dan (3) fitur konfirmasi sebagai pemilik untuk verifikasi kepemilikan data sebagai pemilik outlet.

Dengan berbagai fitur tersebut, informasi data sensitif dan akses fitur premium hanya dapat diakses oleh pemilik outlet.

“Seluruh upaya inovasi teknologi Gojek dan edukasi kompetensi keamanan digital yang konsisten bagi mitra usaha ini diharapkan dapat mendukung mitra dalam melindungi keamanan data pribadi dan data usaha. Semua ini dilakukan agar para mitra usaha dapat menjalankan bisnis dengan aman, dan mampu terus bertumbuh serta #MelajuBersamaGojek”, terang Novi dalam rilis yang diterima hari ini, Sabtu (29/8/2020).

Gojek, lanjutnya, menyadari pentingnya untuk memberikan edukasi ini secara berkesinambungan setelah semakin banyak UMKM yang merambah teknologi digital untuk mengembangkan usahanya di masa pandemi.

Gojek mencatat sekitar lebih dari 120.000 UMKM mendorong pivot bisnisnya ke ranah digital dengan bergabung melalui program #MelajuBersamaGojek agar mereka dapat memperoleh akses terhadap solusi bisnis yang komprehensif (dari hulu ke hilir) dan inklusif dari Gojek.

Selain itu, pentingnya menjaga kerahasiaan data usaha dan data pribadi menjadi topik yang terus didorong secara reguler oleh GoFood kepada mitra UMKM kuliner melalui berbagai kanal; aplikasi GoBiz, situs resmi (www.gobiz.co.id), media sosial, dan Komunitas Partner GoFood (KOMPAG).

Oleh karenanya, kompetensi keamanan digital yang baik menjadi kunci utama dalam melindungi diri saat dihadapkan dengan upaya penipuan dengan teknik rekayasa sosial (atau yang sering kita kenal sebagai manipulasi psikologis) yang tengah menjadi tren modus penipuan digital.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved