Breaking News:

Pilkada 2020

Kata Mirna Seusai Ditinggal Gerindra hingga Tak Bisa Maju di Pilkada Kendal 2020

Bupati Kendal Mirna Annisa berlapang dada seusai dipastikan tidak bisa maju pada kontestasi Pilkada Kendal 2020.

TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Bupati Kendal Mirna Annisa saat mengikuti kegiatan RT RW di Kecamatan Limbangan, Selasa (10/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal Mirna Annisa berlapang dada seusai dipastikan tidak bisa maju pada kontestasi Pilkada Kendal 2020.

Kepastian tersebut diperoleh setelah partai politik yang sebelumnya mengusung, Gerindra, bergabung dengan PKB dan Nasdem.

Seperti diketahui, Gerindra merupakan partai terakhir yang menentukan sikap pada Pilkada Kendal kali ini.

Inilah 9 Universitas Terbaik Indonesia Versi THE World University Rankings 2021

Pasangan Ini Berhubungan Seks di Depan Balaikota Siang Hari & Banyak Orang Lewat Bikin Heboh

Partai Pengusung Gabung dengan PKB, Kans Bupati Mirna Annisa Ikuti Pilkada Kendal 2020 Tertutup

Gerindra dan Nasdem Tinggalkan Petahana Bupati Kendal, Merapat ke Paslon Ini

Lantaran tak cukup kursi hanya mempunyai 6 kursi di DPRD Kendal, Gerindra pun tak dapat mengusung pasangan calon sendiri.

Mereka memilih bergabung dengan PKB dan Nasdem mendukung Ali Nurudin dan Yekti Handayani.

Kepada Tribunjateng.com, Mirna mengapresiasi langkah Gerindra untuk segera menentukan sikap.

Katanya, apa yang sudah dilakukan Gerindra merupakan sebuah langkah bijak untuk kebaikan bersama.

"Apa yang sudah dilakukan partai (Gerindra) bijak.

Artinya, kalau tidak segera mendukung atau mengusung siapa itu tidak baik karena bisa membunuh partai sendiri," terangnya di Kendal, Sabtu (5/9/2020).

Apa harapannya mengenai sosok yang layak menjadi bupati?

Halaman
1234
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved