Berita Kudus
Pembangunan Kudus City Walk Dimulai, 51 Pedagang Direlokasi Hari Ini
Sedikitnya 51 Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Sunan Kudus, akan direlokasi ke Gang 1, mulai hari Senin (7/9/2020) ini.
Penulis: raka f pujangga | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya 51 Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Sunan Kudus, akan direlokasi ke Gang 1, mulai hari Senin (7/9/2020) ini.
Hal itu menyusul rencana pengerjaan Kudus City Walk yang akan dibangun sepanjang 562 meter di Jalan Sunan Kudus.
Ketua Paguyuban PKL Pekojan, Muntoha bersama pedagang lainnya bersedia direlokasi sementara sembari menunggu pengerjaan selesai.
• Kalimat Terakhir Waria yang Dibunuh 3 ABG: Kenapa Kamu Lakukan Ini Dik, Kamu Kuanggap Adik Sendiri
• Jessica Iskandar Jujur Kepada Anak Tak Cocok dengan Richard Kyle, El Barack Masih Berharap
• Tagar Melisa Trending di Twitter, Kisah Pilu ARMY Fans BTS yang Bunuh Diri karena Dibenci Ayahnya
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, 2 Pemuda Tewas Kecelakaan di Jalur Tengkorak, Motor Rem Blong
"Kami sepakat pindah sementara hingga pengerjaannya selesai tiga bulan katanya sampai bulan Desember 2020," ujar dia, saat ditemui disela audiensi, di Kantor Kelurahan Pujanan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.
Muntoha meminta, selama berada di relokasi itu mendapatkan kelonggaran jam malam yang ditetapkan pukul 21.00.
Dia berharap, bisa mendapatkan toleransi tiga jam atau berjualan sampai tengah malam pukul 24.00.
"Kami sudah bersedia untuk relokasi berjualan di Gang 1, tapi kami juga meminta kalau bisa berjualannya diberi kelonggaran jam malam," ujar dia.
Pasalnya, para pedagang yang akan berjualan di sana cukup lama hingga tiga bulan sampai Desember 2020.
"Kalau cuma seminggu nggak masalah, tapi ini kan sampai tiga bulan," ujarnya.
Selain itu, pihaknya menilai sarana dan prasarana di tempat relokasi itu belum memadai bagi pedagang karena tidak ada jaringan listrik.
"Seperti yang dijanjikan hari Rabu besok sudah siap listriknya. Jadi sembari menunggu listriknya siap kami pedagang tidak berjualan," ujar dia.
Dia menjelaskan, penataan pedagang sudah dilakukan setiap orang memperoleh jarak 3x2 meter.
Pedagang juga sepakat hanya menggunakan satu sisi jalan agar tidak membingungkan konsumen.
"Karena di tempat sebelumnya kami berjualan sejajar, kalau nanti dibuat di sisi berbeda-beda nanti konsumen bingung," ujar dia.
Sementara itu, tokoh masyarakat Pajunan, Totok Muryanto (43), menyampaikan belum ada informasi mengenai relokasi tersebut ke Gang 1.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sejumlah-pedagang-kaki-lima-pkl-pekojan-melakukan-audiensi-terkait.jpg)