Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Kelanjutan Perjanjian Normalisasi UAE dan Bahrain, Palestina dan Israel Saling Serang 

Dua roket meluncur dari Gaza ke Israel, sebagai bentuk aksi protes normalisasi hubungan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan Israel, Selasa malam

Editor: m nur huda
KATA KHATIB / AFP
Asap dan api terlihat setelah serangan udara Israel di kota Khan Yunis di Jalur Gaza selatan pada 16 September 2020. Israel mengebom situs-situs di Jalur Gaza Rabu pagi, kata sumber keamanan Palestina, setelah tembakan roket dari wilayah yang dikuasai Hamas ke Israel malam sebelumnya. Serangan balasan terjadi pagi hari setelah Uni Emirat Arab dan Bahrain menandatangani kesepakatan penting di Washington untuk menjalin hubungan diplomatik dengan negara Yahudi itu. 

TRIBUNJATENG.COM - Israel membalas serangan roket Palestina pada Rabu waktu setempat (16/9/2020).

Sebelumnya, dua roket meluncur dari Gaza ke Israel, sebagai bentuk aksi protes normalisasi hubungan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan Israel, Selasa malam (15/9/2020).

Satu di antara roket tersebut bisa dihancurkan sistem pertahanan Iron Dome.

Heboh Tawuran Perempuan di Bandarharjo Semarang, Polisi: Motifnya Masalah Cinta

Mahasiswi Asal Banyumas Tenggelam 5 Hari di Pantai Logending Kebumen Telah Ditemukan

Akhir Cerita Perempuan Tawuran Gegara Cinta di Bandarharjo Semarang, Nginap Semalam di Polsek

Calon Wakil Diganti Ali Makhsun, Parpol Koalisi Makin Yakin Menang 80 Persen di Pilkada Demak 

Roket lainnya jatuh di pesisir Ashdod.

Dinas darurat setempat menyatakan dua orang sipil terluka akibat roket itu, seperti diberitakan Kompas.com.

Menyusul serangan tersebut, jet tempur Israel langsung melakukan serangan pada bangunan milik Hamas.

Seorang anggota pasukan keamanan Israel memeriksa sisa-sisa roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza yang jatuh ke kota pesisir selatan Ashdod pada 15 September 2020. Setidaknya dua orang terluka di Israel oleh tembakan roket dari Gaza yang dikendalikan Hamas, keadaan darurat. layanan mengatakan, ketika Israel menandatangani kesepakatan normalisasi dengan Bahrain dan UEA.
Seorang anggota pasukan keamanan Israel memeriksa sisa-sisa roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza yang jatuh ke kota pesisir selatan Ashdod pada 15 September 2020. Setidaknya dua orang terluka di Israel oleh tembakan roket dari Gaza yang dikendalikan Hamas, keadaan darurat. layanan mengatakan, ketika Israel menandatangani kesepakatan normalisasi dengan Bahrain dan UEA. (JACK GUEZ / AFP)

Hingga berita ini ditulis, sebenarnya belum ada faksi yang mengatakan bertanggung jawab.

Akan tetapi Pasukan Pertahanan Israel (IDF) bersikeras Hamas yang bertanggung jawab atas dua roket itu.

Situasi mulai memanas menyusul perjanjian normalisasi hubungan Israel dengan negara-negara Arab.

Tak hanya serangan, warga Palestina juga melakukan demonstrasi, seperti diberitakan Al Jazeera.

Ratusan warga Palestina unjuk rasa di Tepi Barat dan Jalur Gaza, Selasa (15/9/2020).

Tampak warga Palestina membawa bendera dan mengenakan masker untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Mereka berunjuk rasa di di kota Nablus dan Hebron, Tepi Barat, dan di Gaza.

Beberapa di antaranya juga tampak berdemo di Ramallah, pusat Otoritas Palestina (PA).

Spanduk yang ditampilkan bertuliskan "Pengkhianatan", "Tidak untuk normalisasi dengan penjajah", dan "Perjanjian yang memalukan".

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved