Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Fakta Baru Virus Corona:Ternyata Konsumsi Jenis Vitamin Ini Bisa Selamatkan 52% Pasien dari Kematian

Sebab, fitur-fitur dalam vitamin D, dapat menjadikannya pemain kunci dalam tubuh melawan virus corona

Tayang:
Editor: muslimah
Tribunnews
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJATENG.COM - Sudah ada 32 juta orang yang terinfeksi virus corona (Covid-19) di seluruh dunia.

Walau begitu, 24 juta orang sudah dinyatakan sembuh dari virus corona.

Belum ada vaksin atau obat virus corona, bagaimana cara pasien-pasien positif itu sembuh? 

Petugas di Tempat Fitnes Tergiur Kemolekan Mama Muda, Polahnya Berujung Tragis

Dinar Candy Ngaku Disantet Ada Serbuk Kayu Ditebar Depan Rumah

Ketegaran Baim Bocah yang Mengigau Lantunkan Al Quran saat Kritis di RS:Dia yang Menguatkan Orangtua

Klaster Pesantren di Banyumas, 500 Santri Lebih di Pondok Pesantren Karangsuci Jalani Tes Swab

Dilansir dari dailymail.co.uk pada Sabtu (26/9/2020), salah satu alasan banyak pasien Covid-19 yang sembuh karena mereka mendapatkan cukup vitamin D.

Tercatat, mereka yang cukup mendapatkan vitamin D, 52% lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena infeksi virus corona.

Hal tersebut diungkap oleh sebuah studi dari peneliti asal Universitas Boston.

Sementara pada pasien gejala parah, sekitar 13% yang dapat vitamin D berhasil sembuh.

Untuk intubasi, 46% lebih jarang.

Benarkah vitamin D berperan penting?

Menurut beberapa ahli, vitamin D memainkan peran penting dalam kemampuan sistem kekebalan untuk melawan infeksi dan menjaga peradangan, yang menyebabkan banyak pasien Covid-19 meninggal.

Sebab, fitur-fitur dalam vitamin D, dapat menjadikannya pemain kunci dalam tubuh melawan virus corona.

Tingkat kekurangan vitamin D juga lebih tinggi pada beberapa kelompok usia, selain orang lanjut usia.

Orang yang tidak mendapatkan cukup vitamin jauh lebih mungkin untuk menjadi sakit parah, mengembangkan sepsis atau bahkan meninggal setelah tertular virus corona.

Karena kekurangan vitamin D umum terjadi pada orang dengan penyakit lain yang meningkatkan risiko virus corona, tidak mungkin untuk mengatakan dengan tepat berapa banyak nyawa yang akan diselamatkan jika kita semua mendapat dosis harian vitamin sinar matahari.

Tapi kita tahu bahwa sekitar 42 persen penduduk Amerika Serikat (AS kekurangan vitamin D.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved