Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Balai Karantina Pertanian Semarang Beri Vaksi Rabies 50 Hewan

Balai Karantina Pertanian Semarang memberikan vaksin rabies gratis bagi 50 Hewan milik komunitas pecinta hewan.

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muh radlis
IST
Pemberian Vaksin Rabies kepada hewan oleh Balai Karantina Pertanian Semarang, 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Balai Karantina Pertanian Semarang memberikan vaksin rabies gratis bagi 50 Hewan milik komunitas pecinta hewan.

Hewan yang diberikan vaksin rabies itu terdiri dari 25 Anjing, 22 Kucing, 2 Monyet dan 1 Musang.

Kepala Seksi Karantina Hewan Karantina Semarang, Pratiwi Asmara Wulan menuturkan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Rabies Sedunia.

Tegaskan Tak Bully Terawan, Najwa Shihab: Di Amerika, Menghadirkan Bangku Kosong Sudah Biasa

Mengapa Soeharto Tidak Diculik dan Dibunuh PKI? Ini Fakta dan Pengakuan Abdul Latief

BREAKING NEWS. Pegawai Kemkumham Jateng Meninggal di Rumah Dinas, Baru 2 Minggu Tugas di Semarang

Warga Tolak Kandang Ayam di Desa Panjang, Pemilik Ngotot Minta Ganti Rugi 500 Juta

Hewan yang divaksin pun harus berusia lebih dari 4 bulan dan tidak dalam kondisi mengandung.

"Meski di masa pandemi COVID -19 namun pengawalan agar Jawa Tengah Bebas Rabies masih terus dilakukan.

Oleh karena itu acara ini kami gelar untuk membangun aksi dan kepedulian masyarakat terhadap bahaya penyakit rabies.

Pemberian vaksin pun juga gratis," katanya. Rabu (30/9)

Seperti diketahui bahwa rabies merupakan penyakit menular yang ditularkan dari hewan yang terinfeksi virus rabies kepada manusia melalui gigitan maupun cakaran hewan.

Penyakit tersebut memiliki gejala seperti flu yang disertai kondisi tubuh lemas, peka terhadap cahaya, sakit kepala dan susah menelan.

Jika tidak segera ditangani maka penyakit dapat berkembang cepat hingga menyebabkan kelumpuhan dan kematian.

Hingga saat ini belum ditemukan metode pengobatan apabila seseorang telah mengalami gejala rabies.

Namun penanganan rabies dapat dilakukan dengan memberikan serum anti rabies yang bertujuan untuk membantu tubuh melawan virus rabies.

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang, Parlin Robert Sitanggang menghimbau agar masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan hewan peliharaannya.

Jika ada kejadian seseorang tergigit hewan penular rabie, disegerakan untuk melapor kepada petugas kesehatan.

"Kegiatan vaksin ini diadakan tiap tahunnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved