Dimassa karena Curi Motor, Agus Ingat Istri dan Calon Anak saat Dihajar Warga
Berniat ingin menyiapkan biaya persalinan untuk istri, nasib Agus Supriyanto (28) malah harus berada di jeruji besi.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih pujo asmoro
Beruntung anggota Polsek Genuk segera berada di lokasi lalu mengamankannya.
"Saya hanya disuruh teman, saya diiming-imingi imbalan uang jika berhasil mencuri motor."
"Saya kapok bahkan saat dipukuli warga saya ingat istri dan calon anak."
"Saya sempat berpikir bagaimana kalau saya mati," terangnya.
Lantaran perbuatannya, Agus harus meringkuk di tahanan Polsek Genuk.
Kapolsek Genuk, Kompol Subroto mengatakan, pihaknya juga masih memburu Suud Efendi.
"Iya kami masih memburu pelaku lain bernama Suud Efendi yang merupakan rekan dari Agus Supriyanto semoga dalam waktu dekat lekas tertangkap," ujarnya.
Kapolsek menerangkan, aksi kedua pelaku dilatarbelakangi tergiur dengan sepeda motor yang diparkir di mana kuncinya masih berada di tempatnya.
Kala itu, menurut Kapolsek, dua pelaku melintas di ruas jalan tersebut setelah mengantarkan pesanan cat di tempat mereka bekerja.
Melihat ada sepeda motor lengkap dengan kuncinya terparkir, muncul niat jahat dari Suud.
Ia lalu merencanakan aksi pencurian tersebut.
Mereka berbagi peran. Agus sebagai eksekutor dan Suud mengawasi keadaan.
Hampir saja mereka berhasil menggasak sepeda motor milik warga Kelurahan Buko, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak.
Namun, alarm berbunyi bersamaan dengan bekerjanya mesin sepeda motor.
Tahu aksinya gagal, Agus langsung meninggalkan sepeda motor dan berusaha kabur.