Breaking News:

Berita Semarang

Mengenal Masjid Agung Semarang, Bertahun-tahun Jadi Saksi Sejarah Semarang, Kini Ada Kabar Gembira

Masjid Agung Semarang (MAS) atau Masjid Kauman Semarang merupakan sebuah masjid yang bersejarah di Kota Semarang, Jawa Tengah

tribunjateng/hermawan handaka
TAFSIR ALQURAN - KH Ahmad Naqib Noor memimpin pengajian tafsir dan fadilah Alquran di Masjid Agung Semarang, Kamis (17/5). Pengajian ini digelar setiap hari selama Ramadan, mulai bakda zuhur hingga menjelang asar. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Masjid Agung Semarang (MAS) atau Masjid Kauman Semarang merupakan sebuah masjid yang bersejarah di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Masjid itu juga merupakan satu di antara tempat peribadatan yang tertua di ibu kota Jawa Tengah.

Beragam peristiwa dari zaman kerajaan, penjajahan, kemerdekaan, bangunan masjid itu selalu jadi saksi potret sejarah diantara semua peristiwa hingga bagian dari berdirinya Kota Semarang.

Berdasarkan sejumlah catatan yang dipercaya kebenarannya, Masjid Agung Semarang didirikan pertama kali pada pertengahan abad XVI Masehi (1575 M).

Dicap Sombong Gegara Larang Anak Main Bareng Tetangga Baru, Zaskia Adya Mecca Buka Suara

Trump Tandatangani Surat saat di RS, Netizen Langsung Mencemooh saat Gambar Diperbesar

Mbah Sagoh & Punden Keramat di Sekitar Lokasi Semburan Air Bercampur Gas Blora

Viral Video Diduga LSM Minta Proyek Ke Kepala Dinas Sambil Bawa Ular Piton

Masjid tersebut pun menjadi salah satu masjid di Kota Semarang yang selalu ramai dikunjungi setiap pengunjung dari berbagai daerah.

Jika sebelumnya masih berstatus sengketa dan setelah menunggu sekian lama, Masjid Agung Semarang akhirnya kini telah memiliki sertifikat wakaf dan kejelasan administrasi.

Sertifikat wakaf telah diberikan oleh Kantor Badan Pertanahan (BPN) Kota Semarang kepada Masjid Agung Semarang pada Kamis (24/9/2020) lalu.

Penyerahan sertifikat sendiri dilakukan oleh Kepala BPN Kota Semarang Sigit Rachmawan kepada Adhi H Ali Mufiz selaku pengurus masjid di dalam MAS.

Disaksikan juga oleh Ketua Yayasan Badan Pengelola MAS KH Khammad Maksum Turmudzi AlHafidz dan Ketua Takmir KH Hanief Ismail.

Sigit Rachmawan mengatakan bahwa penerbitan sertifikat wakaf tersebut merupakan bagian dari program Kementerian ATR/BPN.

Halaman
1234
Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved