Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Polisi Sebut Ada Mobil Pasok Makanan, Batu, hingga Bom Molotov Ke Demonstran UU Cipta Kerja

Polisi menyebut ada mobil pemasok makanan hingga bom molov saat kerusuhan aksi unjuk rasa tolak omnibus law UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10/202

Tayang:
Editor: m nur huda
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Polisi berusaha membubarkan massa yang bertahan di seputara Harmoni, Jakarta hingga malam saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10/2020). Halte transjakarta, alat berat, pos polisi, kendaraan dirusak dan dibakar massa. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Polisi menyebut ada mobil pemasok makanan hingga bom molov saat kerusuhan aksi unjuk rasa tolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Hal tersebut diketahui berdasarkan keterangan sejumlah orang yang ditahan saat terjadi kerusuhan.

"Ada mobil yang antarkan makanan ke kelompok mereka. Kemudian batu sampai bom molotov," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (10/10/2020).

PSBB Jakarta Akan Berakhir Besok, Bagaimana Hasilnya? Penyebaran Virus Masih Tinggi

Dengar Perdebatan Sopir Truk Pantura Soal UU Cipta Kerja: Masa Sampai 10 Cucu Masih Kontrak

Parijoto Diklaim Varietas Lokal Jepara, Pe‎laku Usaha Kudus Kecewa

87 Orang Pengunjuk Rasa UU CIpta Kerja Berujung Ricuh di Jakarta Ditetapkan Sebagai Tersangka

Yusri menegaskan, saat ini polisi masih mendalami untuk mengetahui siapa pihak yang membantu pedemo untuk melakukan kericuhan tersebut.

Polisi pun telah memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan rekaman CCTV, dan video pendek yang beredar saat kerusuhan itu terjadi.

"Ini masih kita kumpulkan semuanya untuk mencari aktor yang dibalik kelompok ini," katanya.

Aksi unjuk rasa menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja terjadi di beberapa lokasi di Jakarta, Kamis.

Awalnya, aksi tersebut berjalan tertib dengan menyampaikan asipirasi yang dikeluhkan dari pengesahan UU Cipta Kerja.

Namun, beberapa waktu kemudian massa mulai terlibat kericuhan.

Mereka merusak perkantoran dan membakar sejumlah fasilitas umum.

Setidaknya ada 18 pos polisi yang dirusak dan dibakar massa dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Selain itu, ada 23 orang petugas kepolisian yang menjadi korban luka serius maupun ringan akibat bentrok dengan massa.

Data terakhir, ada 4 orang anggota kepolisian yang masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi: Ada Mobil Antarkan Makanan, Batu, hingga Bom Molotov ke Pedemo UU Cipta Kerja"

Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Mahasiswa Tewas Saat Demo Ricuh di DPRD Kota Bima

Jelang Mulainya Genjatan Senjata, Rudal Azerbaijan Hantam Ibu Kota Karabakh

WNI Janda Teroris Ditangkap di Filipina saat hendak Lakukan Bom Bunuh Diri

Kawanan Monyet Alas Roban Turun Ke Jalan Pantura Batang, Warga Sebut Ada Pertanda Buruk

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved