Pilwakot Semarang 2020
Bawaslu Kota Semarang Minta KPU Pastikan Gudang Logistik Aman dari Hujan
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi logistik untuk penyelenggaraan Pilwakot Semarang 2020.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi logistik untuk penyelenggaraan Pilwakot Semarang 2020.
Ketua Bawaslu Kota Semarang, Muhammad Amin mengatakan, saat ini bilik suara telah tiba di gudang KPU. Dia akan melakukan pengawasan apakah bilik suara tersebut telah sesuai secara jumlah.
Di sisi lain, Bawaslu juga mewanti-wanti agar KPU Kota Semarang memperhatikan gudang logistik benar-benar aman dari hujan agar bilik suara bisa terjaga.
Baca juga: Anak Penjual Jagung Bakar Jadi Pilot Wanita Pertama TNI AD, Pegawai Kebersihan Akmil Pun Tak Percaya
Baca juga: Tawuran Ormas Sapu Jagat vs BPPKB di Sukabumi, Berawal dari Pemukulan Anggota
Baca juga: Berhubungan Badan Sambil Nyetir, Mobil Masuk Sawah hingga Bikin Petani Marah
Baca juga: Yanto Kerap Ajak Adik Ipar Ngamar di Tawangmangu, Mertua Lapor ke Polres Karanganyar
Pasalnya, bilik suara tersebut terbuat dari dupleks yang mana cukup rentan apabila terkena air.
Begitu juga saat distribusi logistik ke masing-masing TPS juga harus dipersiapkan dengan baik mengingat Desember berpotensi hujan.
"Kita tahu 9 Desember potensi hujan jadi harus diwaspadai karena bahannya kardus dupleks.
Kami memberi tahu ke KPU pengamanannya karena gudangnya baru harus diwaspadai," paparnya, Selasa (3/11/2020).
Lebih lanjut, Amin mengatakan, Bawasli juga tengah melakukan pengawasan proses pencetakan surat suara.
Pihaknya memastikan spesifikasi dan templet harus sesuai aturan.
"Kami lakukan pengawalan dan pengawasan pada setiap tahapan Pilkada," ucapnya. (eyf)
Baca juga: 2 Kantor Pemerintah di Solo Jadi Klaster Penyebaran Covid-19 Baru-baru Ini
Baca juga: Al Qaeda Punya Julukan Baru untuk Emmanuel Macron, Umumkan Pernyataan Sikap ke Presiden Perancis
Baca juga: Warga Jebres Solo Meninggal saat Karantina Mandiri, Kadinkes: Korban Menolak Tes Swab
Baca juga: Kemensos Salurkan 450 ribu Ton Beras untuk 10 Juta Keluarga Penerima Manfaat PKH
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ketua-bawaslu-kota-semarang-muhammad-amin-eyf-neh.jpg)