Breaking News:

Berita Regional

CCTV: Pengendara Moge Pengeroyok 2 Anggota TNI Sudah Dilerai Polisi, Tapi Tak Dihiraukan

Lima pngendara moge telah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam rekaman CCTV, anggota polisi tampak melerai pertikaian namun malah diabaikan.

Editor: m nur huda
Tribunnews.com/Istimewa
Dua pengendara moge yang keroyok anggota TNI di Bukittinggi ditahan polisi. 

TRIBUNJATENG.COM - Muncul fakta baru dari kasus pengeroyokan anggota klub motor gede (moge) kepada anggota TNI di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam rekaman CCTV, anggota polisi tampak melerai pertikaian namun malah diabaikan.

Baca juga: Reaksi Khabib Nurmagomedov Soal Presidden Perancis: Semoga Mereka Dipermalukan

Baca juga: Polisi Periksa Anak Sugi Nur Soal Kasus Ujaran Kebencian, Dicecar Soal Pengelolaan Akun YouTube

Baca juga: Foto Tanpa Busana Mama Muda Tersebar di Medsos, Pelaku Diduga Mantan Suami

Baca juga: Serangan Teroris Tewaskan 7 Orang di Austria, Ledakan Diri saat Disergap Polisi

Pengeroyokan diduga dilakukan sekelompok anggota klub motor gede Harley Davidson Harley Davidson Owner Grup, Siliwangi Bandung, Jawa Barat.

Dalam rekeman itu, tampak anggota polisi telah berusaha melerai pertikaian.

Namun, usahanya tak dihiraukan anggota moge yang tetap melakukan penganiayaan.

"Justru sudah dilerai," kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, saat dimintai konfirmasi, Senin (2/11/2020).

Dody melanjutkan, meski sudah dilerai anggota klub moge tersebut terus menghajar anggota TNI yang tidak berseragam.

Bahkan, ibu pemilik toko sudah memohon untuk berhenti.

Namun, hal itu tidak digubris oleh anggota klub moge terus menghajar Serda Mistari yang lari menuju toko.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved