Berita Semarang
Setelah Muryanto Merapal Doa, Sosok di Atas Pohon Itu Pergi Sambil Cekikikan
Dia menyebut, sosok penampakan itu sering terlihat terutama saat memasuki tempat yang dikenal angker atau keramat
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Muryanto (38) warga Sampangan, Kota Semarang memiliki hobi berburu menggunakan senapan.
Tak jarang dia berburu pada malam hari untuk mendapatkan hewan buruannya, terutama hewan jenis nokturnal seperti landak dan musang.
Kegiatan berburu pada malam hari itu dia juluki safari malam.
Tentu berburu pada malam hari lebih berisiko dibandingkan pada siang hari.
Baca juga: Cerita Mistis Zainur Lihat Penampakan di Wonderia Semarang Siang Bolong
Baca juga: Kesaksian Muhammad Hafiz, Polisi yang Peluk Anggota TNI agar Tak Terus Dihajar Rombongan Moge
Baca juga: Satpol PP Sampai Bengong saat Tahu Pengemis ini Punya Rekening Bank, Saldonya Fantastis
Baca juga: Vanessa Angel Dijatuhi Hukuman 3 Bulan Penjara
"Kalau safari malam sering mendapat gangguan seperti suara.
Bahkan penampakan mahluk halus seperti pocong dan kuntilanak," katanya kepada Tribunjateng.com, Rabu (4/11/2020) malam.
Dia menyebut, sosok penampakan itu sering terlihat terutama saat memasuki tempat yang dikenal angker atau keramat.

Ambil contoh saat dia berburu di Hutan Tinjomoyo, Kota Semarang.
Di tempat itu, dia selalu melihat sosok kuntilanak menyambutnya di atas pohon.
Semula dia kaget dan sempat merapal doa.
Setelah itu dia melintas, kemudian sosok itu pergi dengan suara tawa cekikikan.
"Prinsip saya selama tujuan saya baik dan tidak bermaksud mengganggu insya Allah aman," jelasnya.
Tidak hanya kuntilanak, pria yang tergabung di Komunitas Bediler Nusantara (Kobra) ini sering menjumpai penampakan sosok pocong.
Prinsipnya masih sama, dia tidak acuh dan tak memperdulikan sosok pocong tersebut.
"Pocong yang saya lihat hanya berdiri mematung, selepas bilang permisi hilang sendiri," ungkapnya.