Berita Internasional
Pemimpin Al Qaeda Meninggal Dunia Setelah Alami Masalah Pernapasan Serius
Ayman al-Zawahiri, pemimpin Al-Qaeda, dilaporkan meninggal setelah terinfeksi penyakit pernapasan yang mirip dengan asma.
TRIBUNJATENG.COM, KABUL - Ayman al Zawahiri, pemimpin Al Qaeda, dilaporkan meninggal setelah terinfeksi penyakit pernapasan yang mirip dengan asma.
Media Pakistan mengungkapkan kabar itu di tengah rumor menghilangnya orang yang menggantikan Osama bin Laden tersebut.
Diungkapkan sumber keamanan di Pakistan maupun Afghanistan kepada Arab News bahwa al-Zawahiri sudah meninggal, diduga terkena asma setelah mengalami "masalah pernapasan serius".
Baca juga: Setyo Ditemukan Tewas di Rumah Kawasan Elit Semarang, Tetangga Takut karena Dijaga 2 Anjing
Baca juga: Masih Suasana Bulan Madu, Kamaluddin Malah Habisi Istri Cantik yang Baru Dinikahinya, Warga Geger
Baca juga: Status Pacar Tukang Bakso yang Kubur Kakak di Dubin Kontrakan Depok: Calon Istri Sultan
Baca juga: Selain Bergambar Rizieq Shihab di Kota Semarang, Satpol PP Juga Babat Baliho Ilegal
Sejak kali terakhir menyampaikan pesan dalam peringata 9/11, kondisi kesehatan Ayman al-Zawahiri selalu diragukan.
Meski laporan kematiannya selalu mendapat bantahan.
Sebelum menjadi orang nomor satu di Al-Qaeda, dokter kelahiran Mesir itu merupakan wakil Osama bin Laden, dan naik saat dia tewas pada 2011.
Salah satu sumber yang mengeklaim kepada Arab News mengaku sebagai penerjemah kelompok itu, di mana dia berujar al-Zawahiri meninggal di Afghanistan.
"Dia mati karena asma karena dia tidak mendapatkan perawatan secara benar," kata si sumber sebagaimana diberitakan Daily Mail Jumat (20/11/2020).
Kemudian pejabat Pakistan yang betugas di perbatasan Afghanistan mengatakan, pihaknya yakin Zawahiri telah tiada karena sebab alami.
Sumber lainnya, yang fokus kepada operasi anti-teror, menuturkan dia mendapatkan informasi bahwa Zawahiri sudah mati sekitar satu bulan ini.
Sumber itu menuturkan, Zawahiri mengembuskan napas terakhir pada awal November, di mana upacara pemakamannya sudah dilaksanakan.
"Yang kami tahu adalah dia mempunyai masalah di pernapasan dan meninggal di suatu tempat di Afghanistan," kata si pejabat anonim itu.
Pakar keamanan maupun pejabat dari negara Barat belum mengonfirmasinya.
Namun Rita Katz dari SITE pekan lalu menyebut kabar ini sangatlah mungkin.
"Kebiasaan dari Al-Qaeda adalah mereka tidak pernah memublikasikan kematian pemimpin mereka sebelum waktu yang tepat," ujar Katz.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemimpin-al-qaeda-ayman-al-zawahir.jpg)