Breaking News:

Pilkada Blora 2020

Infrastuktur Jadi Janji Tiga Pasangan Calon di Pilkada Blora 2020

Tiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Blora berjanji memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur di Kabupaten Blora.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
pengendara melintas di jalan Cabak-Bleboh, Kecamatan Jiken, Blora, Kamis (29/11/2020). Selain rusak, jalan tersebut juga longsor. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Tiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Blora berjanji memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur di Kabupaten Blora.

Hal itu disampaikan saat debat Pilkada di Hotel Kyriad Arra Cepu, Rabu (25/11/2020).

Misalnya saja yang disampaikan oleh pasangan nomor urut 1, Dwi Astuti-Riza Yudha, keduanya berjanji melakukan pemerataan infrastuktur di Kabupaten Blora.

Baca juga: Pemotor di Solo Ngebut Kejar Lampu Merah, Tewas Seketika Dihantam Mobil, Tubuh Masuk ke Kolong

Baca juga: Pengeroyokan di Jalan Pahlawan Semarang, Polisi: Semula Miliki Masalah dengan Juru Parkir

Baca juga: Viral Detik-detik Truk Boks Meluncur Mundur di Tanjakan Pantura Batang Robohkan Tiang PJU

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Artis AS dan TS di Hotel, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Selain itu, keduanya juga berjanji membuat program yang berimplikasi pada kemudahan akses ekonomi utamanya bagi masyarakat desa.

"Mewujudkan iklim investasi yang kondusif, membangun Blora mulai dari desa," ujar Dwi Astuti.

Kemudian, pasangan nomor urut 2, Arief Rohman-Tri Yuli berjanji membangun akses infrastruktur yang saat ini masih ada sekitar 300 kilometer di Blora jalan rusak.

Tidak hanya itu, kebutuhan mendasar warga berupa air tak luput dari janji pasangan ini.

Pasangan ini juga berjanji akan berupaya membangun iklim investasi yang kondusif demi menyerap angka pengangguran yang ada di Blora.

"Menyediakan air bersih, dan kemudahan akses pupuk untuk peternakan," ujar Arief.

Sementara untuk pasangan nomor urut 3, Umi Kulsum-Agus Sugiyanto juga berjanji meningkatkan infrastruktur di Blora.

Sebab, menurut pasangan ini, infrastruktur adalah bagian dari kebutuhan mendasar warga yang harus dipenuhi.

Selanjutnya, bagian dari janji pasangan ini adalah meningkatkan sumber daya manusia berdasarkan iman, takwa, dan teknologi. 

"Pengembangan wilayah perkotaan dengan tetap tidak meninggalkan kelestarian lingkungan," ujar Umi.

Sepanjang jalannya debat, ketiga pasangan ini mengaku bisa menyampaikan materi secara lancar.

Ketiganya juga mengaku tidak menemui kendala berarti sepanjang mengutarakan janji. (goz)

Baca juga: Ritual Indratjit Setiap Malam: Bercinta dengan Istri Lalu Cabuli 2 Bocah

Baca juga: KPU Temukan 1.103 Surat Suara Pilkada Wonosobo 2020 Rusak

Baca juga: UPPD dan Samsat Kota Semarang II Maksimalkan Penerimaan Pajak di Penghujung Tahun 2020

Baca juga: Saksi Verbalisan Sebut Karyawan KSP Nasari Semarang Palsukan Kartu Identitas Nasabah

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved